Indonesia's Official Tourism Website

Recent Posts

Pages: 1 2 [3] 4 5 ... 10
21
South Sumatra / Re: The Official Tourism of South Sumatra
« Last post by Alordivers on August 25, 2015, 08:26:37 PM »
it's great place to visit while holiday in sumatra. south sumatra it's great place to see
22

Terletak sekitar 10 km di lepas pantai Barat Laut Bali, Pulau Menjangan merupakan bagian dari Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Pulau yang dikenal sebagai wall diving terbaik di Bali ini memiliki taman bawah laut yang sangat cerah dan penuh warna sekaligus kaya biota laut. Pulau Menjangan dikelilingi terumbu karang yang ditandai dengan drop off  sedalam 60 meter dan formasi batuan yang kompleks.

Kawah Ijen adalah sebuah danau kawah yang bersifat asam yang berada di puncak Gunung Ijen, Jawa Timur, memiliki tinggi 2368 meter di atas permukaan laut dengan kedalaman danau 200 meter dan luas kawah mencapai 5466 Hektar. Kawah Ijen berada dalam wilayah Cagar Alam Taman Wisata Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Momen yang paling ditunggu di Kawah Ijen adalah Api Biru, yang hanya bisa dilihat saat dini hari, atau sebelum matahari terbit. Kobaran api berwarna biru yang berasal dari sela-sela tambang belerang di Kawah Ijen ini adalah fenomena yang langka, dan hanya ada satu-satunya di Indonesia.

Sedangkan Taman Nasional Baluran yang terletak di Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu Taman Nasional yang dimiliki oleh Jawa Timur, yang terkenal sebagai Africa Van Java. Pengunjung dapat mengamati perilaku hewan di padang rumputnya yang bagai Afrika, atau menikmati alam bawah laut di pantainya. Dari menara pandang, wisatawan dapat melihat keseluruhan area TN Baluran yang sangat indah.


Date :
- 24 – 27 September 2015

Itinerary :

Hari 1

Pukul 21.00 peserta berkumpul di meeting point (Terminal Bungurasih / Bandara Juanda, Surabaya). Kemudian berangkat menuju Bali.

Hari 2 (B, L, D)

Sekitar pukul 06.00 sampai di Bali. Sarapan terlebih dahulu sebelum beraktivitas. Pukul 08.00 memulai aktivitas snorkeling di Pulau Menjangan selama + 3 jam. Setelah bersih-bersih dan makan siang, kembali menyeberang ke Pulau Jawa dan kemudian menuju penginapan di Ijen. Setelah makan malam, acara bebas.

Hari 3 (B, L, D)

Pukul 00.00 bangun untuk bersiap menuju Pos Paltuding yang merupakan gerbang masuk menuju Kawah Ijen. Sekitar pukul 01.00 akan memulai pendakian menuju puncak Gunung Ijen. Pendakian sejauh 3 km akan ditempuh selama + 1.5 jam. Setibanya di puncak, kita akan turun menuju kawah untuk melihat fenomena “Blue Fire” yang hanya dapat dilihat saat dini hari atau sebelum matahari terbit. Selama + 4 jam kita akan menikmati pemandangan kawah dan sunrise dari puncak Gunung Ijen. Sekitar pukul 07.00 kita akan turun gunung dan kembali ke Paltuding, kemudian sarapan, istirahat sejenak, dan melanjutkan perjalanan menuju Taman Nasional Baluran. Diperkirakan pukul 13.00 sudah tiba di Baluran. Check-in penginapan terlebih dahulu dan makan siang, kemudian acara bebas. Sore hari kita dapat menikmati matahari yang terbenam di balik Gunung Baluran.

Hari 4 (B, L)

Di pagi hari kita akan mengamati aktivitas hewan di Savanna Bekol dan dari menara pandang. Setelah itu menuju Pantai Bama untuk makan pagi dan menikmati suasana pantai. Sekitar pukul 10.00 bersiap kembali ke Surabaya. Diperkirakan pukul 19.00 sudah tiba di Surabaya, dan trip berakhir.

(B = Breakfast, L = Lunch, D = Dinner)


Price : Rp. 1.150.000/pax

Quota : min. 10 pax

Include :
- Elf AC + driver + BBM (include tol, parkir, dll)
- Tiket masuk TN Baluran
- Tiket masuk Kawah Ijen
- Tiket masuk Pulau Menjangan
- Tiket ferry Ketapang – Gilimanuk PP
- 1N homestay Baluran (1 kamar 2 orang)
- 1N homestay Ijen (1 kamar 2 orang)
- Makan 8x
- Guide
- Kapal tour Pulau Menjangan
- Peralatan snorkeling

Terms & Conditions :
1. Konfirmasi keikutsertaan dengan mengirimkan DP sebesar Rp 500,000 ke rek. Mandiri 1410013079603 (a/n Indra Yulianto). Harap konfirmasi setelah melakukan pembayaran.
2. Pelunasan dilakukan paling lambat 1 minggu sebelum hari keberangkatan.
3. Jika terjadi pembatalan dari pihak peserta setelah pembayaran, maka pembayaran dinyatakan hangus.
4. Apabila destinasi tujuan tidak memungkinkan untuk dikunjungi karena bencana, cuaca yang tidak mendukung, penutupan tempat wisata, atau sebab lain di luar kendali kami, maka peserta tidak berhak meminta kompensasi atau pengembalian biaya yang telah dibayarkan.
5. Apabila kuota trip tidak memenuhi kuota minimal, maka peserta trip tetap dapat mengikuti trip dengan biaya yang menyesuaikan, atau peserta trip dapat membatalkan keikutsertaan dengan pembayaran yang dikembalikan 100%.
6. Apabila terjadi pembatalan dari pihak kami di luar sebab-sebab di atas, maka biaya yang telah dibayarkan oleh peserta akan dikembalikan 100%.
7. Harga dan itinerary dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi setempat.

Contact :

Intan Primadewati
Call/WhatsApp : +6281233843907 . +6287703039763
Pin BB : 5368F674

Indra Yulianto
Call/WhatsApp : +6281286944675 . +6285645412245
Pin BB : 75A0A51D

Email : marketing@berangan.com
Facebook : Berangan Trip Organizer
Twitter : @berangan_trip
Website : www.berangan.com
23

Pantai Ora di Maluku Tengah, tepatnya di Pulau Seram Utara, adalah tempat yang sangat cocok untuk bersantai dan lepas sejenak dari rutinitas sehari-hari karena suasananya yang tenang, dan punya pemandangan yang indah. Tempat ini dikelilingi oleh hutan Taman Nasional Manusela dan perbukitan karst yang seolah memisahkan kita dari hiruk-pikuk dunia luar. Sedangkan pantainya memiliki resort yang berdiri di atas laut, layaknya Maldives. Pemandangan bawah laut di tempat ini pun tak kalah indah dengan atas lautnya.


Date :
- 17 – 20 September 2015
- 26 – 29 November 2015

Itinerary :

Hari 1 : AMBON – ORA (L, D)

Pukul 7 pagi berkumpul di meeting point (Bandara Pattimura Ambon), lalu menuju pelabuhan. Kita akan menyeberang ke Pulau Seram, dan melakukan perjalanan menuju Ora Resort. Siang hari tiba di resort, check-in, kemudian acara bebas. Bisa diisi dengan aktivitas snorkeling di sekitar resort, ataupun bersantai dan menikmati pemandangan.

Hari 2 : SALEMAN (B, L, D)

Tour dan snorkeling di tebing batu dan Mata Air Belanda.

Hari 3 : ORA – AMBON (B, L)

Pagi hari acara bebas. Siang harinya bersiap untuk pulang, dan melakukan perjalanan kembali ke Ambon. Bermalam di salah satu hotel di Ambon.

Hari 4 : AMBON – End (B)

Setelah makan pagi di hotel, kita akan tour berkeliling kota Ambon. Siang hari diantar hingga bandara, dan trip berakhir.


Price : Rp 4,500,000/pax

Quota : min. 5 pax

Include :
- Transportasi darat selama trip (mobil AC)
- Kapal cepat Ambon – Seram PP (kelas VIP)
- Speed boat untuk snorkeling tour
- 2N Ora Resort (kamar apung, 1 kamar 2 orang)
- 1N Hotel Ambon (AC, 1 kamar 2 orang)
- Makan 9x
- Guide / Tour leader

Exclude :
- Tiket pesawat
- Peralatan snorkeling

Terms & Conditions :
1. Konfirmasi keikutsertaan dengan mengirimkan downpayment (DP) sebesar Rp 2,000,000 ke rek. Mandiri 1410013079603 (a/n Indra Yulianto). Harap konfirmasi setelah melakukan pembayaran.
2. Pelunasan dilakukan paling lambat 1 minggu sebelum hari keberangkatan.
3. Jika terjadi pembatalan dari pihak peserta setelah pembayaran, maka pembayaran dinyatakan hangus.
4. Apabila destinasi tujuan tidak memungkinkan untuk dikunjungi karena bencana, cuaca yang tidak mendukung, penutupan tempat wisata, atau sebab lain di luar kendali kami, maka peserta tidak berhak meminta kompensasi atau pengembalian biaya yang telah dibayarkan.
5. Apabila kuota trip tidak memenuhi kuota minimal, maka peserta trip tetap dapat mengikuti trip dengan biaya yang menyesuaikan, atau peserta trip dapat membatalkan keikutsertaan dengan pembayaran yang dikembalikan 100%.
6. Apabila terjadi pembatalan dari pihak kami di luar sebab-sebab di atas, maka biaya yang telah dibayarkan oleh peserta akan dikembalikan 100%.
7. Harga dan itinerary dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi setempat.

Contact :

Intan Primadewati
Call/WhatsApp : +6281233843907 . +6287703039763
Pin BB : 5368F674

Indra Yulianto
Call/WhatsApp : +6281286944675 . +6285645412245
Pin BB : 75A0A51D

Email : marketing@berangan.com
Facebook : Berangan Trip Organizer
Twitter : @berangan_trip
Website : www.berangan.com
24
West Nusa Tenggara / online russian tv
« Last post by Anna1224 on August 25, 2015, 02:57:07 PM »
Nowadays there is a better way of watching your favorite online shows in russian tv. Despite the fact that you were not able to catch up the shows because of your hectic schedule, there is no problem at all. You can watch them by logging in to the website and find out your favorite shows that you had missed and see it without interruption in your free time. You can select the movie that you want to watch from their site. You can also invite your friends and or relatives to watch the show together and it could be better way of bonding without disrupting your work schedules. The shows that you maybe missed is just a click away in your computer set and of course with internet connection, not just a connection but a good internet connections for you to watch the shows without any worries and you will enjoy it very much. 83216
http://www.russian-tv-online.com
25
East Nusa Tenggara / Re: Website tentang Komodo yang lengkap
« Last post by Alordivers on August 24, 2015, 10:51:58 PM »
lumayan dapet informasi yang lengkap mengenai wisata ke pulau komodo :) nambah pengetahuan gan :)
26
East Nusa Tenggara / Re: Shipwreck in Alor
« Last post by Alordivers on August 24, 2015, 10:51:00 PM »
one of the most beautiful diving spot in alor islands. it's very recommended to snorkeling or diving in this shipwreck dive spot :)
27
West Java / Re: 10 Kuliner Maknyusss di Cirebon
« Last post by Alordivers on August 24, 2015, 10:14:49 PM »
lumayan juga informasi kuliner nya gan :) jadi lengkap dan banyak pilihan kuliner kalau ke cirebon, tau nya tahu gejrot cirebon maknyoss :)
28

Flores adalah salah satu pulau di Nusa Tenggara Timur yang memiliki sejuta pesona yang masih jarang terjamah. Eksotisnya jajaran pulau-pulau di TN Komodo dengan keindahan bawah lautnya yg merupakan surga bagi pencinta diving dan snorkeling, desa adat Waerebo di Manggarai Barat, dan tidak ketinggalan dinginnya Bajawa, sampai dengan Danau 3 Warna Kelimutu yang sudah tersohor di kalangan wisatawan asing.


Date :
- 13 – 18 September 2015
- 14 – 19 Oktober 2015
- 24 – 29 Desember 2015


Itinerary :

Hari 1: LABUAN BAJO – PULAU RINCA – PULAU PADAR (L, D)

Bertemu di Bandara Labuan Bajo pukul 08.00. Kemudian menuju pelabuhan untuk memulai sailing trip. Tujuan pertama adalah Pulau Rinca untuk trekking dan mengamati aktivitas Komodo. Setelah itu menuju Pulau Padar untuk snorkeling dan trekking. Malam harinya bermalam di penginapan Komodo.

Hari 2: PULAU KOMODO – PINK BEACH – MANTA POINT (B, L, D)

Di pagi hari, kapal akan berlayar menuju Loh Liang, yaitu dermaga utama Pulau Komodo. Dari sini kita akan trekking untuk mengamati Komodo. Selain Komodo, sepanjang perjalanan kita juga dapat melihat kerbau, rusa, dan banyak hewan lain di alam liar. Kemudian perjalanan berlanjut ke Pink Beach dan Manta Point untuk snorkeling. Setelah itu kembali ke penginapan di Pulau Komodo.

Hari 3: GILI LABA – PULAU KANAWA – LABUAN BAJO (B, L, D)

Pagi hari trekking ke puncak Gili Laba, dan menikmati panorama Flores dari ketinggian. Setelah itu menuju Pulau Kanawa untuk snorkeling. Sore hari, kapal akan kembali ke Labuan Bajo. Kemudian menuju penginapan.

Hari 4 : LABUAN BAJO – DENGE – WAE REBO (B, L, D)

Pukul 6 pagi, perjalanan berlanjut menuju Desa Denge yang merupakan pos awal untuk memulai trekking menuju Wae Rebo. Dengan berjalan kaki, perjalanan akan ditempuh kurang lebih 3–5 jam. Malamnya menginap di Wae Rebo.

Hari 5 : WAE REBO – DENGE – ENDE (B, L, D)

Setelah sarapan dan menikmati pemandangan Wae Rebo di pagi hari, kita akan kembali trekking menuju Desa Denge. Kemudian melanjutkan perjalanan darat menuju Ende. Dalam perjalanan, kita akan singgah menikmati keindahan sawah adat Lingko di Manggarai yg memiliki keunikan, yaitu berbentuk seperti jaring laba-laba.

Hari 6 : ENDE – MONI – KELIMUTU – ENDE (B)

Sebelum subuh kita akan menuju Desa Moni, lalu trekking untuk mengejar sunrise di Danau Kelimutu. Puas menikmati pemandangan danau tiga warna, kita akan kembali ke Ende, dan trip berakhir (ambil flight pukul 15.00).

(B = Breakfast, L = Lunch, D = Dinner)


Price : Rp 3,800,000/pax

Quota : min. 10 pax

Include :
- Transportasi darat (mobil AC)
- Tiket masuk objek wisata
- Kapal sailing trip
- 2N penginapan di Pulau Komodo
- 1N penginapan di Labuan Bajo (AC)
- 1N rumah penduduk di Wae Rebo
- Makan 15x
- Guide lokal
- Tour leader
- Foto dokumentasi (copy file)

Exclude :
- Tiket pesawat
- Peralatan snorkeling
- Tiket untuk kamera DSLR

Terms & Conditions :
1. Konfirmasi keikutsertaan dengan mengirimkan DP sebesar Rp 1,750,000 ke rek. Mandiri 1410013079603 (a/n Indra Yulianto). Harap konfirmasi setelah melakukan pembayaran.
2. Pelunasan dilakukan paling lambat 1 minggu sebelum hari keberangkatan.
3. Jika terjadi pembatalan dari pihak peserta setelah pembayaran, maka pembayaran dinyatakan hangus.
4. Apabila destinasi tujuan tidak memungkinkan untuk dikunjungi karena bencana, cuaca yang tidak mendukung, penutupan tempat wisata, atau sebab lain di luar kendali kami, maka peserta tidak berhak meminta kompensasi atau pengembalian biaya yang telah dibayarkan.
5. Apabila kuota trip tidak memenuhi kuota minimal, maka peserta trip tetap dapat mengikuti trip dengan biaya yang menyesuaikan, atau peserta trip dapat membatalkan keikutsertaan dengan pembayaran yang dikembalikan 100%.
6. Apabila terjadi pembatalan dari pihak kami di luar sebab-sebab di atas, maka biaya yang telah dibayarkan oleh peserta akan dikembalikan 100%.
7. Harga dan itinerary dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi setempat.

Contact :

Intan Primadewati
Call/WhatsApp : +6281233843907 . +6287703039763
Pin BB : 5368F674

Indra Yulianto
Call/WhatsApp : +6281286944675 . +6285645412245
Pin BB : 75A0A51D

Email : marketing@berangan.com
Facebook : Berangan Trip Organizer
Twitter : @berangan_trip
Website : www.berangan.com
29

Bawean adalah sebuah pulau yang terletak di Laut Jawa, sekitar 80 Mil atau 120 kilometer sebelah utara Gresik. Secara administratif, pulau ini termasuk dalam Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Di Bawean terdapat spesies rusa yang hanya ditemukan (endemik) di Bawean, yaitu Rusa bawean (Axis kuhli). Selain itu Bawean juga memiliki pemandangan alam yang indah dan masih sangat perawan, seperti danau, air terjun, pulau-pulau dengan pasir putih yang cantik, dan alam bawah laut yang menakjubkan.


Date :
- 12 – 14 September 2015
- 7 – 9 November 2015

Itinerary :

Hari 1 : SURABAYA – GRESIK – BAWEAN – TAJHUNG GHE’EN (L, D)

Pukul 07.00 peserta berkumpul di meeting point (Terminal Bungurasih / Bandara Juanda, Surabaya). Kemudian melakukan perjalanan selama 1 jam menuju Pelabuhan Gresik untuk menyeberang menuju Bawean dengan menggunakan kapal express. Sekitar pukul 12.30 sampai di Pulau Bawean, lalu menuju homestay untuk istirahat sejenak dan makan siang. Usai beristirahat kita menuju Tajhung Ghe’en, dimana kita dapat menikmati pemandangan pantai dan tebing-tebing karang yang indah, serta matahari terbenam di sore hari. Puas menikmati indahnya sunset, kembali menuju homestay.

Hari 2 : PULAU GILI – PULAU NOKO – PULAU SELAYAR (B, L, D)

Island hopping dan snorkeling di Pulau Gili, Pulau Noko, dan Pulau Selayar. Sore hari kembali ke homestay.

Hari 3 : BAWEAN – GRESIK – SURABAYA (B)

Pukul 09.00 kita akan menyeberang kembali ke Gresik. Tiba di Gresik sekitar pukul 12.30, kemudian melakukan perjalanan dengan mobil kembali ke Surabaya. Diperkirakan pukul 14.00 sudah tiba di Surabaya, dan trip berakhir

(B = Breakfast, L = Lunch, D = Dinner)

Price : Rp 1,200,000/pax

Quota : min. 10 pax

Include :
- Mobil AC Surabaya – Gresik PP
- Kapal express Gresik – Bawean PP (kelas VIP)
- Transportasi darat di Bawean (mobil / motor)
- Kapal untuk island hopping
- Tiket masuk objek wisata
- 2N homestay AC
- Makan 6x
- Life jacket
- Peralatan snorkeling
- Guide / Tour leader

Exclude :
- Tiket pesawat
- Asuransi perjalanan

Terms & Conditions :
1. Konfirmasi keikutsertaan dengan mengirimkan DP sebesar Rp. 600,000 ke rek. Mandiri 1410013079603 (a/n Indra Yulianto). Harap konfirmasi setelah melakukan pembayaran.
2. Pelunasan dilakukan paling lambat 1 minggu sebelum hari keberangkatan.
3. Jika terjadi pembatalan dari pihak peserta setelah pembayaran, maka pembayaran dinyatakan hangus.
4. Apabila destinasi tujuan tidak memungkinkan untuk dikunjungi karena bencana, cuaca yang tidak mendukung, penutupan tempat wisata, atau sebab lain di luar kendali kami, maka peserta tidak berhak meminta kompensasi atau pengembalian biaya yang telah dibayarkan.
5. Apabila kuota trip tidak memenuhi kuota minimal, maka peserta trip tetap dapat mengikuti trip dengan biaya yang menyesuaikan, atau peserta trip dapat membatalkan keikutsertaan dengan pembayaran yang dikembalikan 100%.
6. Apabila terjadi pembatalan dari pihak kami di luar sebab-sebab di atas, maka biaya yang telah dibayarkan oleh peserta akan dikembalikan 100%.
7. Harga dan itinerary dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi setempat (apabila ada kenaikan harga BBM, kenaikan harga tiket objek wisata, dll).

Notes    :
- Bawa uang cash yang cukup karena tidak ada ATM di Bawean.
- Gunakan pakaian yang sopan selama di Bawean, karena mayoritas penduduknya adalah muslim.
- Untuk paket trip Bawean 4D3N bisa cek di http://wp.me/p3FEJm-m8

Contact :

Intan Primadewati
Call/WhatsApp : +6281233843907 . +6287703039763
Pin BB : 5368F674

Indra Yulianto
Call/WhatsApp : +6281286944675 . +6285645412245
Pin BB : 75A0A51D

Email : ber.angan@yahoo.com
Facebook : Berangan Trip Organizer
Twitter : @berangan_trip
Website : www.berangan.com
30
Central Java / Sejarah Candi Borobudur
« Last post by vito10 on August 24, 2015, 03:42:20 PM »

Candi Borobudur adalah sebuah candi Buddha yang berada di Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang. Letaknya adalah sekitar 15 km arah selatan kota Magelang. Candi ini berada di dataran berbukit yang hampir seluruhnya dikelilingi oleh gunung. Adapun gunung yang mengelilingi candi ini antara lain Gunung Merbabu (sebelah timur), Gunung Merapi (sebelah Barat laut), Gunung Sumbing (sebelah Selatan) dan Gunung Sindoro (sebelah Utara). Hasil perkiraan para ahli sejawan menyebut bahwa Candi Borobudur didirikan di sekitar tahun 800 Masehi. Perkiraan ini didasari oleh penemuan adanya suatu tulisan singkat yang dipahatkan pada pigura asli relief kaki candi (Karwa Wibhangga).

Tulisan ini menggunakan huruf pallawa yang diidentifikasi merupakan huruf yang digunakan di abad ke 8 Masehi. Perkiraan ini semakin kuat dengan ditemukannya kecocokan bukti yang terkait dengan kerangka sejarah Indonesia secara umum. Abad ke 8 Masehi memang diketahui merupakan abad kejayaan Wangsa Syailendra yang merupakan Wangsa kerajaan Budha. Banyak ditemukan candi-candi kecil yang ditemukan di kaki dan lereng gunung yang mengitari Candi Borobudur yang diidentifikasi merupakan peninggalan wangsa Syailendra yang merupakan wangsa penganut agama Budha Mahayana. Nah, berdasar bukti-bukti tersebut, ditariklah kesimpulan bahwa asal usul Candi Borobudur adalah dibangun oleh Wangsa Syailendra pada Abad ke 800 masehi.

Tahap Pembangunan Candi Borobudur

Dari bukti sejarah yang berupa identifikasi serat dan corak batuan yang digunakan dalam pembangunan Candi Borobudur, serta beberapa prasasti pada sekitar abad pembangunannya, di perkirakan bahwa asal usul Candi Borobudur dibangun oleh Wangsa Syailendra dalam waktu 50 tahun. Pembangunan tersebut dilakukan dengan beberapa tahapan yang antara lain:

  • Tahap Pertama; Pembangunan tata susun bertingkat dengan rancangan membentuk piramida berundak. Akan tetapi analisis karbon menunjukan jika susunan tersebut kemudian di bongkar untuk disusun ulang, mungkin karena kesalahan rancangan sehingga tahap ini belum bisa dikatakan asal usul Candi Borobudur.
  • Tahap kedua; Pada tahap kedua, pondasi Candi Borobudur diperlebar. Pondasi ini ditambah dengan dua buah undak persegi dan satu buah undak lingkaran. Undak ini kemudian langsung diberi stupa induk besar.
  • Tahap ketiga; Undak di atas lingkaran yang dilengkapi dengan stupa induk besar hasil pekerjaan tahap kedua dibongkar dan digantikan dengan tiga buah undak lingkaran. Beberapa stupa dipasang pada puncak undak-undak ini, di mana salah satunya merupakan stupa dengan ukuran besar (di bagian tengah).
  • Tahap keempat; Diperkirakan ada perubahan kecil berupa pembuatan relief, penambahan tangga, dan penggunaan lengkung di atas pintu masuk.

Asal-Usul Penemuan Candi Borobudur

Setelah Candi Borobudur selesai dibangun, beberapa prasasti menyebut jika Candi ini kemudian digunakan oleh orang-orang agama Budha masa itu sebagai tempat ibadah dan ziarah. Penggunaan candi ini hanya berlangsung dalam waktu singkat, yakni sekitar 150 tahun. Singkatnya penggunaan candi ini memang tak sesuai dengan lama proses pembangunannya. Hal ini diketahui dapat terjadi karena adanya migrasi besar-besaran orang-orang Budha di sekitar Candi karena keruntuhan Wangsa Syailendra. Mereka terdesak oleh keberadaan orang-orang hindu yang secara kuantitas memang lebih banyak.

Dengan semakin sedikitnya para penganut Budha di sekitar wilayah tersebut (Magelang saat ini), Candi Borobudur kemudian tidak digunakan lagi. Ia tidak terawat dan sebagian dirusak oleh orang-orang yang belum berpikir pentingnya peninggalan sejarah itu di masa depan. Karena tak lagi terurus, Borobudur pun kemudian semakin rusak oleh alam. Waktu terbengkalainya yang cukup lama membuat Candi megah ini ditumbuhi pepohonan besar, tertimbun oleh abu letusan gunung yang ada di sekitarnya, dan tertutup hilang terpendam di dalam tanah.

Penemuan Kembali Candi Borobudur

Borobudur tertimbun tanah. Siapapun orang-orang di sana tak pernah tahu jika dibawah kaki mereka ada sebuah Candi besar peninggalan kebudayaan nenek moyang terdahulu. Namun keadaan berubah setelah sekitar tahun 1814 Masehi, Sir Thomas Stamford Rafless menemukan puing-puing batuan berusia tua dalam jumlah banyak di sekitar wilayah tersebut.

Sir Thomas Stamford Rafles adalah Gubernur Jendral Inggris yang memimpin Indonesia pada masa peralihan penjajahan dari Belanda ke Inggris tahun 1811 M –1816 M. Ia dianggap sebagai orang pertama yang menguak asal usul Candi Borobudur yang awalnya tertimbun tanah.

Ia memerintahkan anak buahnya untuk membongkar tanah di sekitar tempatnya menemukan batu-batuan tua itu. Dan benar saja, sebuah tumpukan batu-batu besar menjulang membentuk sebuah piramida raksasa. Rafless kemudian memerintahkan anak buahnya itu untuk meneruskan pekerjaannya, akan tetapi karena kesibukan perang pekerjaan ini akhirnya terbengkalai.

Pada tahun 1835 Masehi, Hartman, Gubernur Jendral Belanda melanjutkan proses pengangkatan Candi Borobudur yang ditinggalkan oleh Rafless selepas Inggris mengalami kekalahan perang dalam memperbutkan daerah jajahannya yaitu Indonesia. Hartman mengerahkan banyak pekerja untuk membongkar dan menghilangkan semua penghalang yang menutupi tumpukan batu-batu ini. Ia memang sangat tertarik pada candi yang ditemukannya tersebut dan mengusahakan pembersihan menyeluruh dari puing-pung yang mengotori candi ini.

Pemugaran Candi Borobudur yang Pertama Kali

Kendati sudah dibersihkan dari segala macam puing, tanah, dan kayu-kayu besar yang menutupinya. Candi Borobudur belumlah berbentuk secara sempurna. Banyak bagian yang gompel, hilang, dan rusak karena ditelan zaman. Menyadari hal ini, pada  tahun 1907-1911 Masehi, di bawah pimpinan Van Erf, Belanda mulai melakukan pemugaran terhadap candi yang memang terlihat belum sempurna. Pemugaran ini masih dilakukan dengan teknologi konvensional, sehingga reliefnya belum juga terbentuk seperti aslinya. Pemugaran Candi Borobudur ini hanya dilakukan sebatas untuk menghindari kerusakan-kerusakan lebih lanjut dengan memindahkan batuan-batuan yang rentan runtuh dari asal usul Candi Borobudur yang awalnya tak terurus. Kendati demikian, Erf sudah berjasa bagi Bangsa Indonesia karena ia telah menyelamatkan peninggalan nenek moyang bangsa Indonesia itu dari kerusakan yang lebih parah.

Pemugaran Candi Borobudur Tahap Berikutnya

Disibukan oleh kekacauan politik, militer, ekonomi sejak berlangsungnya perang dunia pertama, beberapa pemerintah yang sempat berkuasa di Indonesia mulai dari pemerintah Jajahan Belanda, Pemerintah Jajahan Jepang, dan Pemerintah Republik Indonesia menjadi tak lagi peduli dengan peninggalan sejarah yang memiliki nilai histori ini. Candi Borobudur dibiarkan begitu saja tanpa perawatan, terbengkalai, dan tak dipedulikan.

Seiring berjalannya waktu, saat kondisi negara mulai membaik, pada tanggal 10 Agustus 1973 pemugaran lanjut kemudian dilakukan di masa kepemimpinan Presiden Soeharto. Bukti pemugaran ini berupa prasasti seberat 20 ton yang sengaja dibuat dan diletakan di sebelah Barat Laut Candi menghadap ke Timur. Uniknya, pemugaran Candi Borobudur yang berada di bawah pimpinan Dr. Soekmono ini dilakukan oleh sekitar 600 pekerja yang kebanyakan di antaranya merupakan tenaga-tenaga muda lulusan SMA dan STM bangunan yang sebelumnya sudah diberikan pendidikan dan keterampilan khususnya tentang bidang Chemika Arkeologi (CA) dan Teknologi Arkeologi (TA). Mereka adalah asli putra dan putri bangsa Indonesia sendiri, tak ada satu pun di antaranya tenaga ahli dari luar negeri.

Beberapa bagian yang dipugar dari Candi Borobudur pada masa itu antara lain Rapadhatu (tempat tingkat di bagian bawah yang berbentuk persegi), kaki candi, Teras 1, Teras 2, Teras 3, dan Stupa Induk. Dengan banyaknya bagian yang dipugar ini, waktu yang dibutuhkan untuk proses pengerjaannya adalah sekitar 10 tahun. Ya, pemugaran selesai dilakukan pada 23 Februari 1983.

Candi Borobudur Saat Ini

Candi Borobudur saat ini setiap tahunnya dikunjungi oleh lebih dari 3,5 juta wisatawan baik lokal maupun mancanegara (Data Tahun 2013). Perihal asal usul Candi Borobudur, di salah satu bagian candi juga dijelaskan secara singkat. Anda bisa menikmati keindahan yang tersaji dari bangunan bersejarah tersebut, di mana gunung-gunung yang mengitari bangunan peninggalan Dinasti Syailendra ini tentu membuat pengalaman tersendiri.
Pages: 1 2 [3] 4 5 ... 10