Indonesia's Official Tourism Website

Recent Posts

Pages: 1 2 3 [4] 5 6 ... 10
31
DKI Jakarta / Re: Pesona Wisata Pulau Tidung
« Last post by buspariwisata on August 27, 2014, 06:25:14 PM »
Jika anda butuh akomodasi dan transportasi untuk sampai ke pelabuhan angke atau marina ancol.
Kami siap menyediakan bus pariwisata untuk kebutuhan anda.
Contact kami di 085774706131
PIN BBM : 7629c279
32
The Traveller's Lounge / Re: Welcome to Indonesia.Travel
« Last post by buspariwisata on August 27, 2014, 06:21:02 PM »
Salam kenal semuanya..

Ayo hidupkan pariwisata di Indonesia :)
33
East Java / Re: Informasi &Destinasi Pariwisata kota Batu dan Malang
« Last post by petualang on August 27, 2014, 05:00:07 PM »
Kota Batu adalah sebuah kota pariwisata terbaik yang berada di propinsi Jawa Timur. Mungkin banyak orang masih belum mengetahui kota Batu, hal ini dikarenakan kota Batu dahulu masih merupakan bagian dari Kabupaten Malang. Anda mungkin lebih mengenalnya dengan sebutan Batu-Malang. Atau apabila anda mungkin lebih familiar dengan kota yang mendapat julukan sebagai kota Apel atau Kota dingin.



Kota Batu sendiri memiliki temperature yang cukup dingin. Hal ini disebabkan kota Batu yang wilayahnya dikelilingi oleh pegunungan, yakni di sebelah utara adalah Gunung Arjuna dan Gunung Welirang, di sebelah Barat terdapat gunung Banyak dan Gunung Kelud. Di Sebelah selatan ada Gunung Panderman dan Gunung Kawi, dan apabila kita memandang jauh ke timur, kita akan melihat megahnya Gunung Semeru.

Sejarah mengatakan ejak era kerajaan, kota Batu merupakan salah satu destinasi perisirahatan. Hal ini dapat dilihat dari Candi Songgoriti yang merupakan tempat peristirahatan bagi keluarga kerajaan Singasari. Dilanjutkan pada era colonial Belanda yang mendirikan sebuah tempat di Kecamatan Bumiaji sebagai lokasi peristirahatan (villa) mewah dengan fasilitas yang cukup lengkap pada era itu, mereka menamakan tempat tersebut dengan nama Selecta yang berarti pilihan. Pada era awal-awal kemerdekaan Indonesia, para proklamator kita sempat mengunjungi Selecta dan meninggalkan sebuah piagam kenang – kenangan.



Bung Karno dan Bukti Sejarah



Kota Batu sendiri dikenal memiliki tanah yang subur, dan perekonomiannya bertumpu pada sektor agraria. Pada 10 tahun terakhir ini, kota Batu berkembang menjadi kota Pariwisata. Banyak sekali destinasi wisata yang cukup menarik untuk di singgahi di kota Batu, baik itu wisata alam maupun wisata buatan.

Apabila anda ingin menikmati ketenangan atau bernostalgia dengan masa lalu, masih banyak sudut sudut kota Batu yang terdapat hutan pinus bisa menjadi pilihan tepat.  Kami akan menemani dan memilihkan lokasi yang cocok sebagai pilihan anda untuk mencari inspirasi, ketenangan, ataupun sebagai lokasi pre wed. Berkemah di alam terbuka pun kami siap menemani. Kami akan menjadi teman yang tepat bagi anda untuk sekedar berbagi atau mengobrol ringan mengenai kehidupan ini. Menikmati suasana yang berbeda dengan secangkir kopi pada tengah malam di area hutan pinus bertemankan api unggun dan bintang gemintang. Menepi bersama kedamaian yang anda cari selama ini



Pada blog ini akan saya coba tulis mengenai destinasi wisata kota Batu dan kota Malang. Andapun dapat memperoleh informasi mengenai villa-villa yang berada di kota Batu maupun Malang, guest house, daftar hotel yang ada di kota Malang dan Batu. Serta mengenai guide ataupun sewa mobil beserta sopirnya. Semoga blog ini dapat bermanfaat sebagai travel guide anda.
34
East Java / Re: Informasi &Destinasi Pariwisata kota Batu dan Malang
« Last post by petualang on August 27, 2014, 04:30:30 PM »


Berbicara mengenai destinasi pariwisata yang ada di Malang, sebaiknya kita melongok beragam peristiwa bersejarah yang terjadi d Malang terlebih dahulu. Jauh sebelum ada propinsi Jawa Timur, Karesidenan Malang merupakah wilayah pembagian administratif peninggalan pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Wilayah karesidan Malang dulunya mencakup :

 
    Kota Malang
    Kabupaten Malang
    Kota Batu
    Kabupaten Pasuruan
    Kota Pasuruan
    Kabupaten Probolinggo
    Kota Probolinggo
    Kabupaten Lumajang



Kondisi geografis Malang sendiri cukup unik dengan memiliki benteng alam di empat penjuru mata angin. Di sebelah timur terdapat Pegunungan Tengger dan Semeru dengan Bromo sebagai puncak tertingginya.  Di sebelah selatan terdapat Pegunungan Kapur Selatan, dan dibaliknya membentang luas Samudra Hindia. Benteng Barat terdapat Gunung Kawi dan Gunung Kelud. Benteng Utara terdapat Gunung Arjuno, Welirang dan Anjasmoro.

Banyak sekali pendapat-pendapat mengenai sejarah atau asal usul nama Malang. Diantaranya mengacu pada prasasti Dinoyo atau sebuah prasasti Tiu berbahan  tembaga yang ditemukan pada akhir tahun 1974 di area perkebunan Bantaran, Wlingi. Sebelah barat daya Malang.

Tonggak daerah Malang sendiri disimpulkan dari Kerajaan Kanjuruhan, Kerajaan tertua yang berada di wilayah Malang. Para ahli sejarah mengambil kesimpulan ini berdasarkan Prasasti Dinoyo yang merujuk pada era kerajaan Kanjuruhan. Setelah itu, muncul era keemasan kerajaan Singhasari pada sekitar tahun 1000-an Masehi. Pada era kehancuran kerajaan majapahit, tersebutlah seorang Patih yang melarikan diri ke Malang dan mendirikan kerajaan Hindhu terakhir yang disebut Kerajaan Sengguruh.

Setelah era kemerdekaan, area Malang dipersempit mejadi menjadi wilayah Kabupaten. Namun demikian, Kabupaten Malang merupakan sebuah Kabupaten dengan area terluas se-Indonesia. Saat itu kota Batu dan Kota Malang masih menjadi satu di bawah pemerintahan kabupaten Malang. Pada perkembangannya, sekarang ada Kabupaten Malang, Kota Malang dan akhirnya kota Batu turut pula melepaskan diri dari Kabupaten Malang dan memiliki struktur pemerintahan otonomi sendiri.

Bahasa khas atau bahasa gaul orang Malang adalah bahasa walikan. Misalnya saja Bakso jadi oskab. Kamu jadi Umak. Saya jadi Ayas, dan lain sebagainya. Awal mula muncul bahasa ini diprediksi pada era penjajahan Belanda sampai masa proklamasi kemerdekaan. Awalnya bahasa ini digunakan sebagai sandi rahasia. Akan tetapi, bahasa ini terus berkembang menjadi bahasa gaul atau bahasa khas wong Malang.

“Sing jelas ayas biyen kera ngalam, asline kelahiran utab. Lek umak uklam uklam nang ngalam, ojo lali melipir nang utab.”

Untuk foto foto menyusul
35
East Java / Informasi &Destinasi Pariwisata kota Batu dan Malang
« Last post by petualang on August 27, 2014, 04:27:27 PM »
Di sini saya akan mengulas informasi dan destinasi pariwisata kota Batu, dan akan saya update secara perlahan lahan. Anda dapat juga mengunjungi blog blog saya yang mengulas destinasi destinasi menarik pariwisata Batu dan Malang di :
www.infobatumalang.blogspot.com
http://batudanmalang.blogspot.com/

Apabila ada pertanyaan atau anda memerlukan bantuan booking hotel/villa atau jasa guide lokal maupun transportasi anda bisa menghubungi saya sebagai salah satu produk lokal kota Batu. Anda dapat juga menghubungi saya via twitter : @waysamurai
36
East Nusa Tenggara / Komodo Diving Liveaboard 5D/4N
« Last post by komodowisata on August 26, 2014, 10:48:43 PM »

Day 01: BALI – LABUAN BAJO – SABOLON
Morning Flight from Bali to Labuan Bajo.Uppon arrive,Our Local representative will welcoming you,then transfer to the harbour and sail to Sabolon island to have afternoon dive in the area. Dinner and overnight on boat. ( L.D )

Day 02 – 04: FULL DAY DIVING AT KOMODO AREA.
After a light breakfast,our Dive master will inform you about the places
For diving.The Komodo’s marine has some beautiful point of dive site. It’s called Batu bolong and tatawa Kecil,and Northwest of Komodo Park. Dive Point : Giant Travelly, Giant Napaleon, Wrasses, White and Black tip Sharks, Manta rays , Dugong,Sea horse.If possible,you can changes the Places toNorthwest of Komodo Park. Dive Point : Sea mount ( Crystal Rock ),Castle Rock and Light house. here’s the 5 star of dive site at Komodo’s Park Marine. Dinner and overnight on boat. ( B.L.D )

Day 05: LABUAN BAJO – BALI
After breakfast,drop to the airport waiting for your flight back to Bali. Bali arriveal,pick up and transfer back to your original Hotel. (L ) Tour End.


M : +62.812399.22222 PIN BB: 7ED9DEE2

Price includes:

    Return transfer in Bali & Labuanbajo
    Full Board Meals
    English Speaking Guide and dive master
    Dive tanks & weight belt
    Coffee, tea and mineral water during trip
    Visit to see Komodo Dragons
    10 – 12 dives
    Boat charter for the trip
    04 nights accommodation on AC cabin ( twin share )
    Snorkeling equipment
    Entrance fee

Price excludes:

    Return flight tickets BALI-LABUANBAJO-BALI
    Return airport taxes
    Full dive equipment
    Conservation fee USD 30.00/person paid when enter the park
    Personal expenses ( soft or alcoholic drinks, laundry etc )
    Tips and gratuities

37
DKI Jakarta / Hotel Bersubsidi di Jakarta
« Last post by Efendi on August 21, 2014, 07:08:10 PM »
Hotel Bersubsidi di Jakarta

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta memiliki hotel bersubsidi yang dibangun dengan misi sosial, yakni memfasilitasi remaja dan anak-anak yang ingin berwisata ke ibukota. Hotel tersebut bernama Graha Wisata, terletak di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan GOR Ragunan. Masing-masing hotel memiliki daya tampung 300 dan 326 orang.
 
Sesuai dengan target pasar, tarif hotel dipatok dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp25 ribu per orang untuk pelajar dan mahasiswa, serta Rp50rb untuk umum. Ada dua jenis kamar yang tersedia, yaitu kamar standar dengan kapasitas 2-3 orang dan kamar barak yang bisa memuat 22-24 orang.
 


 
"Meskipun harganya murah, bukan berarti kami tidak mengutamakan fasilitas. Di dalam kamar standar terdapat AC, televisi dan kamar mandi, kami juga menyediakan akses internet," kata Isti Hendrati, Kepala Unit Pengelola Graha Wisata kepada Indonesia.travel, Jum'at (4/7).
 
Fasilitas lain yang diberikan Hotel Graha Wisata adalah ruang pertemuan yang mampu menampung 50-150 orang, biayanya Rp200 ribu per 8 jam untuk pelajar dan mahasiswa, serta Rp400 ribu per 8 jam untuk umum.
 
Penginapan ini sering digunakan untuk widya wisata, lokakarya, seminar, rapat dan pelatihan. Menurut Isti Hendrati, tamu yang datang mencakup dari seluruh provinsi di Indonesia, Jawa Tengah berada di peringkat paling atas. Terkadang, ada juga tamu yang datang dari luar negeri seperti Malaysia.
 
Hotel Graha Wisata dibangun pada 1974 oleh mantan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, di empat kawasan wisata sekaligus yaitu TMII, Ragunan, Kuningan dan Ancol. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, Hotel Graha Wisata di Ancol tidak lagi beroperasi, sedangkan yang terletak di Kuningan dijadikan kompleks Diklat DKI.
 
Di usianya yang menyentuh angka 40, Hotel Graha Wisata terus menyesuaikan diri dengan perkembangan hotel saat ini. Selain melakukan revitalisasi untuk meningkatkan fasilitas, pelayanan pun diutamakan. Karyawan-karyawan yang bertugas diberikan pelatihan khusus dan disertifikasi terlebih dahulu.
 
"Yang menginap selalu kembali ke sini, bahkan mereka merekomendasikan Hotel Graha Wisata kepada teman-temannya. Kontribusi dari hotel ini juga banyak bagi pariwisata, tamu-tamu tidak hanya menginap, tapi juga belanja, kuliner dan memasuki membeli tiket kawasan wisata," lanjut Isti Herdati.
 
Untuk ke depannya, Isti berharap bahwa Hotel Graha Wisata dapat dikenal oleh lebih banyak orang, serta mendirikan beberapa hotel lagi di kawasan-kawasan wisata lainnya. (Laras/Him | www.indonesia.travel)
 
Silakan hubungi pihak berikut untuk informasi dan keterangan.
Graha Wisata Ragunan
Jalan Harsono RM, Komplek Gor Jayaraya Ragunan, Ragunan, Pasar Minggu
Jakarta Selatan 12550, Jakarta
Telp: (021) 7806540; 7812147
 
Graha Wisata Taman Mini Indonesia Indah
Jalan Pondok Gede Kompl Taman Mini Indonesia Indah
Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur
Telp: (021) 8400270; 8409289
Website: www.grahawisatajakarta.com
 
Graha Wisata Kuningan
Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan
Telp:  (021)5256922;5256930
38
haii traveller  :D

Pulau Pahawang terletak di Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Keindahaan alam baik pantai, bawah laut serta alam pegunungan di pulau itu sangat menunjang sebagai daerah tujuan wisata tak perlu diragukan lagi.

So, tunggu apa lagi, join dan mari menikmati keindahan Pahawang dan pulau sekitarnya bersama teman-teman baru 

Price : 425.000
Include :
- Tiket kapal Ferry PP pel. Merak - Bakauheuni – Merak
- Mobil PP Pel Bakauheuni - Dermaga Ketapang - Bakauheuni(Avanza/APV/ElF)
- Makan 3x ( sabtu siang, sabtu malam, minggu pagi)
- Explore pulau (Maitem, Tegal, Tanjung Putus, Pasir Timbul, Kelagian, Pahawang besar dan kecil)
- Penginapan Homstay
- Sewa Kapal keliling sekitar pulau Pahawang
- Life jacket

Exclude :
- Transportasi dari kota asal peserta menuju pelabuhan Merak atau pelabuhan Merak menuju tempat asal peserta
- pindah lokasi dari ekonomi ke VIP kapal Ferry sekitar Rp. 10.000/org (pembayaran langsung pada petugas kapal)
- Makan di luar Jadwal
- Sewa Alat Snorkling

MEETING POINT : PELABUHAN MERAK

Sistem Pembayaran :
DP : Rp. 225,000
Pelunasan Di H-3 : Rp. 200,000/

JADWAL :
Jumat, 5 September 2014
22.00 - 23.50 WIB : Meeting point Pelabuhan Merak (depan Indomaret)
22.31 - 04.00 WIB : naik kapal ferry menuju Pelabuhan Bakauheni

Sabtu, 6 September 2014
04.00 - 05.00 WIB : tiba di Pelabuhan Bakauheni kita Istirahat dan sholat Shubuh dulu
05.00 - 09.00 WIB : Perjalanan ke Dermaga Ketapang dengan mobil APV/AVANZA/ELF yang sudah nunggu
09.00 - 10.00 WIB : Sarapan di Dermaga Ketapang, persiapan basah-basahan
10.00 - 11.00 WIB : Perjalanan Exploring Pulau MAITEM
11.00 - 13.00 WIB : Lanjut Exploring Pulau Tegal
15.00 - 18.00 WIB : Perjalanan Exploring Pulau Pasir Timbul, Kelagian menunggu sunset .
19.00 - 22.00 WIB : Makan malam, bbq, ngopi bareng,Pelepasan Lampion, modus barengan
20.00 - 05.00 WIB : Istirahat bobo yang nyenyak

Minggu, 7 September 2014
05.00 - 06.00 WIB : Hunting Sunsrise
06.00 - 07.00 WIB : Sarapan Pagi
07.00 - 11.00 WIB : Exploring Pulau Pahawang Kecil,besar, dan Tanjung Putus
12.00 - 13.00 WIB : Kembali ke homestay, packing persiapan pulang
13.00 - 14.00 WIB : Menuju Pusat oleh-oleh yenyen
14.00 - 17.00 WIB : Perjalanan menuju Pelabuhan Bakaheuni
18.00 - 20.00 WIB : Perjalanan Menuju Bakauheuni - Merak
20.00 - end WIB : sayonara para backpacker see you next trip

Peralatan Pribadi yg dibawa :
- Obat-obatan Pribadi
- Pakaian ganti untuk 2 hari 1 malam, pakaian hangat
- Daypack / ransel
- Topi / payung / Rain Coat
- sandal jepit atau sandal gunung
- Peralatan bersih diri (sabun, sikat gigi, shampo, handuk)
- Sunblok
- lotion anti nyamuk
- P3K pribadi
- Kamera Digicam, Polaroid maupun DSLR

Syarat & Ketentuan :
1.Konfirmasi ke CP jika sudah melakukan proses pendaftaran.
2.Pembayaran tanda jadi DP/CASH dianggap hangus jika terjadi pembatalan keberangkatan dari pihak peserta tetapi, peserta bisa cari pengganti orang untuk tetap berangkat mengikuti acara trip
3.Pembayaran DP Terakhir Tanggal 23 Agustus 2014.
4.Pembatalan acara sebelum hari H oleh Bima TourTravel jika dirasa membahayakan keselamatan dengan pertimbangan kondisi di lapangan (banjir/tanah longsor/gempa/tsunami) yang mengakibatkan trip tidak mungkin dijalankan, biaya operasional trip akan dikembalikan 100%
5.Itinerary bisa berubah sewaktu-waktu menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan
6.Harga paket bisa berubah sewaktu-waktu dan akan diinformasikan lebih lanjut dalam proses pendaftaran
7.Peserta dianggap mengerti.

Informasi & pendaftaran, segera hubungi :
Bima TourTravel
Contact Person:
Call/Whatsapp: 081380796096
Pin BB : 2878A81E
FB : Bima TourTravel
Twitter : @BimaTourTravel
Email ke: bimatourtravel [at] yahoo [dot] com, subject: Trip Pahawang
39
East Java / Re: Wonderful East Java
« Last post by Efendi on August 19, 2014, 02:23:19 AM »
Air Terjun Dlundung
Air Terjun Grenjengan
Air Terjun Coban Canggu
Air Terjun Coban Kembar Watu Ondo

Semuanya di Mojokerto
40
East Java / Re: Menuju Puncak Rinjani, Rehatkan Jiwa Sejenak di Desa Bayan
« Last post by Efendi on August 19, 2014, 02:08:31 AM »
SAAT Anda bepergian ke suatu daerah baru, menarik untuk mengenal budaya dan sekelumit kehidupan masyarakat. Jika Anda berkesempatan ke Gunung Rinjani, singgahi dahulu Desa Bayan.


(c) Foto: Indonesia travel

Jalan-jalan di perkampungan penduduk lokal yang menghuni sekitar kawasan wisata tentu akan menjadi pengalaman mengesankan. Apalagi, sejak dulu Indonesia terkenal memilki keragaman budaya dan adat istiadat yang dapat menjadi suguhan wisata serta memperkaya pengalaman Anda.

Salah satunya adalah Desa Bayan. Desa Bayan adalah salah satu dari sekian banyak desa wisata di belahan Indonesia yang menarik dikunjungi. Desa Bayan terletak di kaki Gunung Rinjani (di kawasan sekitar Taman Nasional Gunung Rinjani) yang secara administratif berada di wilayah Kecamatan Bayan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Desa adat ini dihuni oleh penduduk asli Lombok, yaitu suku Sasak yang memiliki kearifannya sendiri dalam menjaga kelestarian adat dan alam yang mereka huni. Suku Sasak masih memegang teguh adat dan mematuhi aturan adat yang diwariskan oleh leluhur.

Selain keindahan panorama alamnya, Desa Bayan juga terkenal dengan bangunan tradisional masyarakat Sasak dan tata kehidupan mereka. Atap rumbia, dinding bambu, dan lantai berupa tanah liat yang dipadatkan adalah beberapa ciri khas arsitektur rumah masyarakat Suku Sasak, khususnya di Desa Bayan.

Terdapat pembagian yang jelas pula mengenai wilayah-wilayah bangunan antara bangunan khusus dan bangunan umum. Bagi para pemangku adat, mereka mendiami wilayah Kampu. Wilayah ini adalah wilayah khusus dimana tidak sembarang orang dapat memasukinya; pagar bambu sebagai pembatas wilayah menjadi penegas aturan tak tertulis tersebut. Di wilayah ini terdapat beberapa rumah adat yang pembagian dan namanya pun disesuaikan dengan fungsi atau sifat dari sang pemangku adat, seperti dilansir dari laman Indonesiatravel.

Rumah-rumah adat (bale)—yang rangka konstruksinya sebagian besar dari campuran kayu dan bambu—juga memiliki pembagian khusus mengenai desain interiornya. Terdapat inan bale (induk rumah) yaitu wilayah khusus atau pribadi untuk menyimpan barang-barang pribadi, seperti harta dan barang berharga, beras, sesaji, dan lainnya. Ada pula wilayah khusus tamu perempuan (amben bleh), dan lain sebagainya.

Selain bangunan tersebut di atas, daya tarik Desa Bayan yang lainnya adalah adanya Masjid Bayan yang merupakan masjid tertua di Lombok. Masjid ini juga adalah penanda masuknya Islam ke Lombok oleh salah satu Wali Songo, yaitu Sunan Giri. Meski telah beberapa kali direnovasi, masjid yang tingginya hanya 1,5 meter dan luas 10×10 meter ini masih mempertahankan bentuk aslinya. Lantainya masih berupa tanah liat yang dipadatkan, atapnya rumbia dengan rangka bambu, dindingnya pun adalah dinding bambu, serta tidak terdapat listrik.

Penerangan di dalam masjid masih berupa obor. Di sekitar masjid juga terdapat beberapa makam tua yang dipercaya sebagai makam tokoh yang pernah berperan dalam penyebaran Islam di kawasan tersebut. Masjid ini juga menjadi tempat dilaksanakannya beberapa ritual keagamaan dan upacara-upacara tertentu.

Tak jauh dari Masjid Bayan, terdapat kompleks rumah adat yang dikenal dengan nama Bale Adat Gubug Karang Bajo. Terdapat sekira 25 rumah adat yang dihuni oleh beberapa tokoh: lokak pande (staf ahli), lokak penguban (yang mengayomi dan melindungi umat, juga sebagai pembawa payung agung dalam upacara Mauludan), amak lokak (tetua adat), melokak pemangkuan singgan dalem (intelejen), dan pemangku melokak walin gumi (penasehat spiritual).

Untuk memasuki rumah adat, ada beberapa peraturan yang harus diikuti. Diantaranya adalah mengenakan kain tenunan asli Bayan yang dilapis dengan kain bermotif kotak-kotak. Pakaian selain kain tersebut tidak boleh dikenakan. Untuk bagian kepala, dikenakan sapuk atau jong, sejenis penutup kepala.

Setelah puas berkeliling desa dan melihat langsung keunikan dan kearifan budaya lokal masyarakat Suku Sasak, kawasan wisata lain yang dapat jadi pilihan (selain mendaki Gunung Rinjani tentu saja) adalah mata air Mandala di kawasan hutan adat Desa Bayan, Bangket Bayan, serta Air Terjun Sindang Gile dan Tiu Kelelep.

Air terjun tersebut tepatnya berada di kawasan Desa Senaru (2 kilometer dari Desa Bayan). Untuk menuju air terjun Sindang Gile, sekira dua ratusan anak tangga akan mengantar Anda ke lokasi air terjun dengan ketinggian 40 meter. Anda dapat mandi di sini, dan konon air terjun ini berkhasiat mengobati penyakit, contohnya reumatik. Sekira 1 kilometer dari sini, ada pula Air Terjun Tiu Kelep (tinggi sekira 30 meter) yang memiliki kolam renangnya yang indah.

Menurut kepercayaan masyarakat lokal, mandi di air terjun ini konon dipercaya dapat membuat awet muda dan membuat enteng jodoh bagi yang belum menikah. Selain kedua air terjun ini, tak jauh dari lokasi, tepatnya di bagian atas air terjun Sindang Gile, terdapat kawasan wisata yang menawarkan pemandangan dramatis yaitu Bangket Bayan; kata bangket sendiri adalah berarti sawah.

sumber

Waduh, gak salah masuk kamar niiiii, inikan masukknya ke kamar NTB hehehe
Pages: 1 2 3 [4] 5 6 ... 10