Beranda Kembali ke Indonesia.travel

Indonesia.travel Highlight: Tour de Singkarak 2014

NEWS DETAIL

Go Back

Pebalap TdS 2014 Disuguhi Kelok 9 yang Memesona

posted_on 1 Jan 1970 00:00 | id_view 4040

Pebalap TdS 2014 Disuguhi Kelok 9 yang Memesona

Etape Ketiga Tour de Singkarak berlangsung pada Senin (9/6) mengambil start dari Kantor Bupati Limapuluh Kota dan finish di Istano Basa Pagaruyung, Tanah Datar. Kembali keseruan tersaji dalam lomba balap sepeda internasional yang disandingkan dengan pariwisata itu. Etape ketiga kali tersebut menempuh jarak 100 km dengan titik penilaian waktu di Kelok 9, Pauh Tinggi, dan Puncak Pato.

 

 

 

Pebalap Iran kembali menguasai etape kali ini dimana Ramin Mehrbaniazar dari Pishgaman Yazd (PKY) menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 2:32:54. Di posisi kedua diraih pebalap Indonesia, Dadi Suryadi dari Pegasus Continental Cycling Team (PCT) mengekor dengan catatan waktu 2:32:59. Sementara itu, posisi ketiga adalah Hatsuyama Sho dari Tim Nasional Jepang.

 

Dengan hasil etape ini klasifikasi umum rupanya jatuh pada Amir Zargari, pebalap dari Pishgaman Yazd (PKY). Itu karena secara keseluruhan waktunya terbaik dengan catatan 7:51:36. Posisi kedua adalah Arvin Moazemi Godarzi dengan 7:53:01 dan ketiga Hossein Alizadeh dengan 7:53:11. Dalam klasifikasi ASEAN, Dadi Suryadi berhasil mempertahankan jersey merah putih. Posisi kedua dan ketiga diraih pebalap Philipina, Boots Ryan Cayubit dari Team 7 Eleven Roadbike dan pebalap Indonesia, Bambang Suryadi. Untuk raja tanjakan diraih Ramin Mehrbaniazar disusul dua rekan setimnya Amir Zargari dan Arvin Moazemi Godarzi.

 

 

Limapuluh Kota merupakan kabupaten di bagian timur wilayah provinsi Sumatera Barat atau 124 km dari Kota Padang. Di sinilah Lembah Harau berada, yaitu sebuah lembah subur dihiasi dinding tebing perbukitan (Bukit Barisan) yang mengesankan dan menjadi surganya bagi para peminat panjat tebing. Beberapa tujuan wisata lainnya yang sering disambangi di Limapuluh Kota adalah: Aia Baba Halaban, Air Terjun Burai, Air Terjun Sarasah Tanggo, Danau Aia Sonsang, dan Panorama Bukik Tapuang.

 

Dari Limapuluh Kota ke Padang Panjang, para pebalap TdS 2014 melalui salah satu tanjakan menantang, yaitu di Jembatan Kelok 9. Jembatan yang dibangun menghubungkan antarlembah ini terletak di kawasan hutan suaka alam dengan panjang total jembatan 943 meter dan jalan penghubungnya sepanjang 2.089 meter. Dinamai Kelok Sembilan karena jalanan di daerah itu memiliki 9 belokan atau kelokan. Ruas jalannya sendiri tampak zig-zag menuruni lereng bukit dimana telah dibangun sejak zaman Hindia Belanda (1908-1914).

 

 

Jembatan Kelok 9 dibangun karena sebelumnya kondisi jalan di tempat tersebut sempit berkelok-kelok sehingga kendaraan besar harus berhenti dan bergantian melaluinya. Dengan hadirnya jembatan ini membuat jalur transportasi antardaerah bahkan antarprovinsi semakin lancar. Hal yang membanggakan, bahwa jembatan yang indah dan memsona ini merupakan karya anak bangsa dengan menggunakan konsep green construction serta memanfaatkan produksi dalam negeri. Jembatan Kelok 9 dibangun 2011 dan selesai pada 2013. Ketika diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, jembatan ini dikatakan sebagai ikon konstruksi nasional yang monumental.