Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Destinasi di Indonesia

Harap Login untuk voting
4.00/5 (1 votes)
 

Dilihat:47272

Beranda » Teluk Tomini dan Pantai Olele » Rumah Adat Dulohupa: Wajah Budaya Gorontalo

Rumah Adat Dulohupa: Wajah Budaya Gorontalo

Fixed Dimensions

Images with fixed dimensions
images/35x35/1.jpg
  1. Bajo Tribe's life

    This is home of the Bajo tribe which is one of the tribe of the sea in Indonesia. All the activities are carried out at sea, all public facilities are available, ranging from roads, mosques, halls, batminton field, ravine office, lodging, shops are full, health, fresh water facilities, electricity, for their communications with HP. Most of these Bajo tribe works as the fisherman, as his living. photo by Reza Syailendra
  2. Bajo, Secret Paradise

    This is one corner of the village Torosiaje, who settled by Bajo tribe, tribal sea.photo by Reza Syailendra
  3. House of Bajo Tribe

    This is home of the Bajo tribe which is one of the tribe of the sea. All the activities are carried out at sea, all public facilities are available, ranging from roads, mosques, halls, batminton field, ravine office, lodging, shops are full, health, fresh water facilities, electricity, for their communications with HP. photo by Reza Syailendra
  4. Gorontalo1

    Foto by-Sofyan
  5. Gorontalo2

  6. Gorontalo3

  7. Gorontalo4

  8. Gorontalo5

    Patung Pahlawan by Kharis
  9. Gorontalo6

    Butolo Sunset at Bolihutuo Beach-by-Sofyan
  10. TUMBILATOHE1

  11. TUMBILATOHE2

  12. TUMBILATOHE3

  13. Kerajinan Sulam Karawo-Kerawang

    Photo Courtesy by Rosyid A Azhar
  14. Festival Karawo-Kerawang/ Karawo Festival - Kerawang

    Photo Courtesy by Rosyid A Azhar
  15. Festival Karawo-Kerawang / Karawo Festival - Kerawang

    Photo Courtesy by Rosyid A Azhar

 

Tinjauan

Melihat rumah adat dulohupa maka Anda sedang dihadapkan pada gambaran budaya tradisional Gorontalo. Untuk mengamati rumah adat nan cantik ini langkahkan kaki Anda menuju seputaran Jalan Pulau Kalengkoan, Jalan Agus Salim, serta di Jalan Trans Limboto-Isimu. Di situlah Anda akan mendapati rumah asli Gorontalo.

Bentuk rumah adat dulohupa adalah panggung yang terbuat dari papan dengan bentuk atap artistik dilengkapi pilar-pilar kayu sebagai hiasan. Tangga rumah panggung ini berada di sisi kiri dan kanan yang disebut totihu. Di dalam rumah adat dulohupa masyarakat adat gorontalo menggelar perlengkapan upacara adat perkawinan berupa pelaminan, busana adat pengantin, dan perhiasan lainnya.

Kata dulohupa sendiri memiliki makna bermusyawarah atau bermufakat untuk memprogramkan rencana. Awalnya rumah adat ini merupakan balai musyawarah bagi kerabat kerajaan. Selain itu rumah adat dulohupa dulu digunakan untuk pengadilan untuk pengkhianat kerajaan melalui sidang tiga alur pejabat pemerintahan yaitu Buwatulo Bala (alur keamanan), Buwatulo Syara (alur hukum agama Islam) dan Bawatulo Adati (alur hukum adat).

Bentuk atap rumah adat ini sangat artistik dengan pilar-pilar kayu sebagai hiasan bercorak khas Gorontalo. Pintu masuknya terdapat di kedua sisi yaitu sisi kanan dan kiri, posisi ini merupakan gambaran tangga adat yang disebut tolitihu. Di dalamnya tersimpan perlengkapan upacara adat perkawinan berupa pelaminan, busana adat pengantin dan hiasan lainnya. Di bagian belakang rumah adat ini terdapat anjungan dimana dahulu merupakan tempat raja dan kerabat istana beristirahat sambil melihat permainan sepak raga.

Rumah adat asli Gorontalo ini jumlahnya sudah tidak banyak dan sulit dijumpai. Akan tetapi, Anda masih bisa menemukan beberapa di antaranya di sekitar Jalan Pulau Kalengkoan dan Jalan Agus Salim. Ada pula di Kelurahan Huangobotu, Kelurahan Biawau, serta di Jalan Trans Limboto- Isimu.

Pilihan lain untuk melihat rumah adat ini adalah Yiladia Dulohupa Lo Ulipu Hulondhalo di Kelurahan Limba U2, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Rumah adat tersebut biasa digunakan untuk pagelaran budaya dan seni di Gorontalo. Di dalamnya terdapat berbagai ruang khusus dengan fungsi yang berbeda. Gaya arsitekturnya bernuasa Islami. Bangunannya berdiri di atas tanah seluas kurang lebih 500 m² dilengkapi taman bunga, tempat penjualan cenderamata, serta bangunan garasi bendi kerajaan talanggeda.

Acara Terkait

10-13

Sep 2014

Lihat Acara Lainnya

Lihat dalam Peta

Rumah Adat Dulohupa: Wajah Budaya Gorontalo

Destinasi Terkait

Cari

Aktivitas Terkait

Diving & Snorkeling

Diving & Snorkeling Rumah bagi seperempat kehidupan laut dunia, Kepulauan Indonesia termahsyur akan diving kelas dunia dan keindahan bawah laut yang memukau. Selami dan...

selengkapnya