Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Destinasi di Indonesia

Harap Login untuk voting
5.00/5 (1 votes)
 

Dilihat:83750

Beranda » Sangiran » Desa Wisata Batik Kliwonan dan Festival Desa Batik di Sragen

Desa Wisata Batik Kliwonan dan Festival Desa Batik di Sragen

Fixed Dimensions

Images with fixed dimensions
images/35x35/1.jpg
  1. gate of sangiran museum

  2. fossil in sangiran

  3. sangiran

 

Tinjauan

Saat Anda berkunjung ke Sragen maka mampirlah ke tempat ini untuk melihat industri batik di Desa Kliwonan dan Desa Pilang Kecamatan Masaran. Dengan datang ke Desa Wisata Batik Kliwonan berarti Anda telah mendatangi langsung pengrajin batik yang ‘sesungguhnya’. Banyak pengusaha batik terkenal mengambil batik dari pengrajin di desa ini kemudian memberi labelnya sendiri.

Desa Wisata Batik Kliwonan merupakan kawasan ekoturisme berkelanjutan dengan pemberdayaan warga lokal untuk mengangkat potensi ekonomi, keunikan, dan kearifan lokal dengan memperhatikan keseimbangan ekologi.
    
Anda dapat menikmati aktivitas wisata belanja batik berkualitas tinggi dengan harga murah. Berwisata sambil belajar membatik selama 3 jam dengan mendalam, belajar membuat gerabah sawah, mengenal proses bertani, wisata kuliner makanan khas desa, menjelajah desa, hingga fotografi alam. Desa ini menjamin hasrat wisata alam maupun wisata belanja Anda terpuaskan.

Bagi Anda yang berminat mendalami batik secara serius dan profesional maka dapat mengikuti pelatihan membatik untuk profesional selama 5 hari. Di sini Anda akan belajar teknik dasar pembatikan secara singkat dan cepat.  Hasil belajar membatik dapat dibawa pulang.

Ada juga edukasi herbal dimana Anda dapat mempelajari jenis-jenis tanaman herbal  dan cara pemanfaatannya. Temukan lokasinya di Homestay Mbak Puji Dukuh Kuyang Desa Kliwonan. Sewa untuk menginap Rp40.000,00 per  orang satu hari.

Di sini juga ada pembuatan kerajinan tanah liat hitam.  Anda dapat melihat langsung pembuatan kerajinan tanah liat hitam yang semakin langka. Beranikan diri untuk mencoba langsung membuat karya Anda sendiri di sini.

Bagi penggemar kegiatan memancing maka Anda dapat mencoba memancing di kolam buatan dan bahkan memancing di Sungai Bengawan Solo yang legendaris.

Kunjungan Anda sangat sempurna saat digelarnya Festival Desa Batik di Sragen setiap bulan Agustus-November tiap tahunnya.
 
Bila ada waktu, di sini selayaknya Anda menyusuri jalanan desa saat pagi hari. Sambil bersepeda menghirup udara segar di antara hamparan sawah. Gunung Merapi dan Gunung Merbabu terpancang dinaungi cahaya keemasan terbitnya matahari membenamkan Anda dalam suasana desa yang sempurna. Saat senja tiba, lokasi ini adalah tepat menikmati pemandangan matahari terbenam yang menawan. Di salah satu sudut jalan desa dari arah ketinggian akan Anda lihat aliran Sungai Bengawan Solo berkelok-kelok. Ada juga aktivitas penambang pasir tradisional di sungainya dengan puluhan rakit bambu, ini jelas menjadi atraksi yang sangat menarik untuk Anda jelajahi.
 
Sentra Industri Batik Sragen
Inilah kesempatan Anda untuk melihat sentra industri batik selain 3 yang sudah terkenal yaitu Solo, Yogyakarta, dan Pekalongan. Ya, Kabupaten Sragen menjadi sentra produksi batik terbesar setelah Pekalongan dan Surakarta. Kabupaten Sragen memiliki dua sub-sentra batik yakni Kecamatan Plupuh dan Masaran.

Di kedua tempat tersebut ada desa penghasil batik. Letak keduanya berdekatan, saling berseberangan di sisi utara dan selatan Sungai Bengawan Solo. Berada di pinggiran sungai, kawasan ini juga dikenal dengan sebutan batik girli (Pinggir Kali). Ada juga yang mengenalnya dengan sebutan batik kliwonan karena mengambil nama salah satu desa produsen yang berlokasi di Kecamatan Masaran.
 
Di Sentra Batik Kliwonan ada sekitar 85 Usaha Kecil Menengah yang telah menyerap 5000 tenaga pembuat batik. Secara keseluruhan ada sekitar 15.000 pembuat batik tersebar di semua wilayah Kabupaten Sragen. Setahun mereka mampu menghasilkan batik jenis katun sebanyak 50.000 potong dan batik jenis sutera dari alat tenun dan bukan mesin, jumlahnya sebanyak 365.000 potong. Batik yang dihasilkan dari sentra industri tersebut kemudian disetorkan ke pengusaha batik solo dan diberi label pengepul ataupun dijual langsung ke pemilik kios di Pasar Klewer Solo. Inilah sebabnya mengapa batik kliwonan atau batik sragen kurang terkenal.

Sekarang sentra batik girli menjadi kawasan wisata terpadu dengan nama Desa Wisata Batik Kliwonan. Kawasan desa wisata batik ini diarahkan menjadi kawasan kunjungan wisata, pusat pengembangan, pelatihan, dan pemasaran batik khas Sragen.
 
Motif batik Sragen identik dengan batik solo dan batik yogyakarta. Ini karena dulunya para pionir pengusaha batik sragen adalah buruh juragan batik di Solo. Generasi mudanya kini memembuat motif batik yang berbeda dari batik Solo. Perbedaannya batik sragen cenderung berwarna dasar lebih terang dan motifnya memadukan corak baku atau klasik dengan gambar flora fauna.
 
Dari sini bawalah pulang buah tangan khas-nya mulai dari kerajinan kain perca batik berupa tas, dompet cantik, bantal hias, hingga selimut. Ada juga kerajinan grabah ndeso yang terbuat dari tanah liat hitam dengan tekstur kasar namun antik dan eksotis berupa tempayan air, pot bunga, kuali, dan lain sebagainya.

Anda juga dapat membeli kerajinan sangkar burung yang cantik di sini. Ini merupakan hasil olahan dari kekayaan bambu yang melimpah dari tepian Sungai Bengawan Solo.

Ada kebiasaan uluk salam dan saling menyapa di antara penduduknya di sini. Jadi jangan merasa risih apabila saat Anda berkunjung ke desa batik Kliwonan bakal disambut penuh kehangatan. Dengan salam khas ‘wong ndeso’ yang tulus dan ramah menyapa, “Monggo pinarak, sederek…", artinya, "Mari singgah, saudaraku". Masyarakat setempat di sini pun begitu ringan tangan membantu tetangganya yang ditimpa kesusahan.

Festival Desa Batik
Sebuah acara yang memadukan tradisi agraris dan keterampilan membatik sehingga menghasilkan acara menarik dan unik untuk disaksikan. Digelar setiap bulan Agustus-November tiap tahunnya.

Di Festival Desa Batik Sragen Anda akan menjumpai beragam atraksi menarik di antaranya: pawai hasil pertanian, pawai alat pertanian berhias batik, pawai hewan ternak berhias batik, pawai lampion batik, lomba desain batik, balapan mencanting, pawai orang-orangan (memedi) sawah, pawai caping lukis batik, dan sebagainya.

Di sini ada juga berbagai pertunjukan kesenian seperti sandiwara,  kesenian musik kentongan, dan nasyid bocah. Puncak acaranya ditutup pertunjukan wayang kulit semalam suntuk.  

Awalnya festival ini adalah event bersih desa sebagai wujud syukur warga desa atas panen padi yang melimpah. Berikutnya acara ini mengalami berbagai modifikasi sehingga memasukkan unsur batik ke dalam pesta panen.

Transportasi
Desa Wisata Batik Kliwonan berada di Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen Jawa Tengah. Sekitar 17 km timur laut kota Solo. Menyusuri Jalan Raya Solo-Surabaya (25 menit dengan mengendarai mobil atau bus.

Pintu masuk menuju Sentra Batik khas Sragen dapat diakses melalui daerah Gronong, Kecamatan Masaran, 17 km arah timur laut dari kota Solo. Tepatnya 100 m sebelah utara gapura batas Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Sragen. Pintu masuk berikutnya adalah sebelah barat Pasar Masaran, di Jalan Solo-Sragen km 20.   

Untuk mencapai lokasi desa wisata ini dapat melewati berbagai jalur berikut ini.

  • Dari objek wisata Museum Purbakala Sangiran melalui jalan kabupaten menuju kota Kecamatan Plupuh-Desa Gedongan kemudian menyeberangi jembatan gantung menuju Desa Kliwonan.
  • Pintu masuk di Gronong dari perbatasan Kabupaten Sragen dan Karanganyar melalui Jalan Raya Solo-Sragen masuk ke utara hingga Desa Sidodadi-Kliwonan.
  • Pintu masuk Masaran dari Masaran melalui jalan kabupaten menuju Desa Pilang-Kliwonan.
  • Dari kecamatan Gemolong atau objek wisata Waduk Kedung Ombo melalui jalan kabupaten menuju Kecamatan Plupuh-Desa Gedongan kemudian menyebrangi sungai Bengawan Solo melalui jembatan gantung menuju Desa Kliwonan.


Tips

  • Apabila Anda memerlukan informasi lebih lanjut maka bisa langsung menghubungi Bpk. Johny (Dinas Pariwisata Sragen) di 081 329703103 atau email ke  john_barasatria@yahoo.co.id
  • Informasi lebih lanjut temukan di alamat berikut:

       Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sragen
       Jl. Raya Sukowati No. 15 B - C (Kompleks Gedung Kartini)
       Sragen 57213, Jawa Tengah
       Telp. +62 71-7087446, 8822856
       Fax. +62 71-894986
       Website: www.pariwisata.sragenkab.go.id
       Email : pariwisata@sragenkab.go.id

Lihat dalam Peta

Desa Wisata Batik Kliwonan dan Festival Desa Batik di Sragen

Destinasi Terkait

Cari

Aktivitas Terkait

Bangunan Bersejarah

Bangunan Bersejarah Banyak keajaiban bangunan tua dunia dapat ditemukan di Indonesia. Mulai dari candi sampai puing-puing istana zaman dahulu kala, mulai dari sisa-sisa...

selengkapnya