Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Destinasi di Indonesia

Harap Login untuk voting
0.00/5 (0 votes)
 

Dilihat:82645

Beranda » Pulau Halmahera » Sigofi Ngolo: Ritual Adat Bersih Laut di Teluk Jailolo

Sigofi Ngolo: Ritual Adat Bersih Laut di Teluk Jailolo

Fixed Dimensions

Images with fixed dimensions
images/35x35/1.jpg
  1. halmahera

    halmahera island by santimano
  2. halmahera

    clouds over the halmahera island by santimano
  3. halmahera

    beautiful view of halmahera island by santimano
  4. halmahera

    picturesque view of halmahera by arnold binas
  5. halmahera

    sunset in halmahera island bi arnold binas
  6. halmahera

    halmahera from above by santimano
  7. Sigofi Ngolo

  8. Sigofi Ngolo

  9. Sigofi Ngolo

  10. Sigofi Ngolo

  11. Atraksi Beca Motor

  12. Atraksi Beca Motor

  13. Atraksi Beca Motor

  14. Atraksi Beca Motor

  15. Atraksi Beca Motor

  16. Sasadu

  17. Bentor Jailolo

  18. Bentor Jailolo

 

Tinjauan

Delapan buah perahu kayu dimotori mesin menderu berarak membelah perairan Teluk Jailolo. Di sinilah keindahan bersemayam sekaligus tempat leluhur yang gugur demi pengusir penjajah ketika hendak mengusai Pulau Rempah-Rempah Halmahera. Untuk alam dan untuk manusia, ritual adat ini digelar selama ratusan tahun dan kini menjadi bagian dari perayaan pesta di Halmahera Barat, yaitu Festival Teluk Jailolo.

 

Setiap tahun sejak ratusan tahun silam, Festival Jailolo digelar di Halmahera Barat. Sebuah pesta rakyat, ritual adat, sekaligus apresiasi seni membahana dalam denyut nadi ekonomi masyarakatnya yang terus menggeliat. Diantara kemeriahan pesta yang menyeruak, masyarakat Jailolo senantiasa ingin berdampingan bersama alam dan bersyukur kepada Tuhan atas hasil bumi yang melimpah dari bawah laut dan apa yang ditumbuhkan dari tanah dipijak.

 



Bukti kebersahabatan masyarakat Jailolo dengan alam adalah mereka memiliki adat sigofi ngolo, yaitu ritual membersihkan laut dari kotoran tetapi bukan hanya dari sampah duniawi melainkan juga kekotornya batiniah dan niat manusia. Lewat prosesi adat ini, masyarakat adat Teluk Jailolo ingin menunjukan bahwa alam memiliki hak untuk dijaga dan niat hati manusia perlu dibersihkan apabila ingin berpenghidupan di atasnya.


Ketika tanggal telah ditentukan dan pagi hari membumbungkan Matahari di birunya langit yang cerah maka ritual adat ini pun digelar. Delapan perahu dihias umbul-umbul dan janur yang mengelilingi kapal. Satu dari kedelapan perahu itu akan mendendangkan tetabuhan alat musik tradisional dan dikerasi dengan speaker. Satu orang menyanyikan senandung syair adat, seorang memetik gitar kecil, tiga orang menabuh gendang, dan seorang lagi melengkapi harmoninya dengan pukulan gong. Suara syahdu musik tradisional ini mampu terdengar hingga ke ujung depan dan belakang arak-arakan kapal.

 



Arah tujuan perahu-perahu tersebut adalah Pulau Baubau di tengah Teluk Jailolo yang dapat dicapai sekira 30 menit. Setibanya di sana semua perahu mengitari pulau tidak seberapa besar itu sebanyak tiga kali. Setelah putaran ketiga kemudian salah satu perahu yang berisi pemuka adat membuang rupa-rupa bunga tepat di pinggir pulau kecil yang berbatu dan berpasir putih. Ini adalah bentuk dari ziarah kepada leluhur yang dahulu berjuang dan gugur ketika bertempur di laut melawan penjajah Portugis.



Pemangku adat dari empat kerajaan di Maluku Utara (Ternate, Tidore, Jailolo, dan Bacan) mengirimkan wakilnya untuk ikut serta dalam ritual ini. Tidak hanya itu, berbagai perwakilan masyarakat juga turut serta, juga termasuk wisatawan yang ingin merasakan pengalaman batin prosesi sakral ini.


Ritual adat sogofi ngolo diadakan rutin beriringan dengan gelaran Festival Teluk Jailolo. Pastikan Anda merasakan pengalaman batin dalam ritual adat ini dengan datang langsung ke Jailolo, Halmahera Barat. Bukan hanya kemeriahan pesta rakyat yang dapat dilihat namun juga aneka tarian, hasil bumi, budaya, dan juga upaya pemecahan rekor MURI.

 



Persiapkan perjalanan Anda untuk mencapai Halmehera Barat. Ada beberapa pilihan maskapai penerbangan ke Ternate sebagai pintu jalur udara ke Halmahera Barat. Dari pelabuhan di Ternate lanjutkan menaiki speedboat ke Jailolo sekira 50 menit dan biaya Rp50.000,- per orangnya. Akomodasi cukup banyak tersedia di tempat ini berupa hotel dan puluhan homestay.


Untuk mengisi waktu di Jailolo, Anda dapat mengunjungi berbagai tujuan wisata menarik di sini terutama wisata bahari. Jailolo memiliki banyak titik diving yang memukau, beberapa yang ternama adalah: Sosota Reef, Paniki, Rodeo Rock, Marble Reef, Irama Rock, Sunset, Panic Point, Kampung Kahatola, Long Rock, dan  Echa’s Garden. Di kawasan Jailolo juga telah digalakkan konservasi kehidupan maritim yang melibatkan wisatawan.


Bosan di air maka naikah ke darat dan jelajahi budayanya di kampung adat Desa Gamtala atau rumah adat suku Sahu. Anda yang berminat mengamati burung maka pastikan menghampiri Sidangoli untuk melihat kecantikan dan suara merdu burung bidadari yang kecil namun berbulu indah.

Lihat dalam Peta

Sigofi Ngolo: Ritual Adat Bersih Laut di Teluk Jailolo

Destinasi Terkait

Aktivitas Terkait

Diving & Snorkeling

Diving & Snorkeling Rumah bagi seperempat kehidupan laut dunia, Kepulauan Indonesia termahsyur akan diving kelas dunia dan keindahan bawah laut yang memukau. Selami dan...

selengkapnya