Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Destinasi di Indonesia

Harap Login untuk voting
0.00/5 (0 votes)
 

Dilihat:8422

Beranda » Bumi Cempaka: Intan Trisakti 166,75 Karat

Bumi Cempaka: Intan Trisakti 166,75 Karat

Fixed Dimensions

Images with fixed dimensions
images/35x35/1.jpg
  1. Pendulangan Intan dan Permata di Cempaka/Diamond Mining at Cempaka

  2. Pendulangan Intan dan Permata di Cempaka/Diamond Mining at Cempaka

  3. Pendulangan Intan dan Permata di Cempaka/Diamond Mining at Cempaka

  4. Pendulangan Intan dan Permata di Cempaka/Diamond Mining at Cempaka

  5. Pendulangan Intan dan Permata di Cempaka/Diamond Mining at Cempaka

  6. Pendulangan Intan dan Permata di Cempaka/Diamond Mining at Cempaka

 

Tinjauan

Di bumiku nang sugih kaya
Basambunyian batu mulia
Wadah basimpan di dalam bumi
Jadi idaman saluruh nageri


Galuh basimpan di dalam bumi
Batu mulia si galuh sari
Handak 'ku ambil di dalam bumi
Ambili galuh di bumi partiwi


Demikian penggalan lirik lagu berbahasa Banjar berjudul ”Galuh Cempaka” yang diciptakan M. Thamrin untuk melukiskan kekayaan perut Bumi di Kecamatan Cempaka, di Kota Ba








Di bumiku nang sugih kaya
Basambunyian batu mulia
Wadah basimpan di dalam bumi
Jadi idaman saluruh nageri


Galuh basimpan di dalam bumi
Batu mulia si galuh sari
Handak 'ku ambil di dalam bumi
Ambili galuh di bumi partiwi


Demikian penggalan lirik lagu berbahasa Banjar berjudul ”Galuh Cempaka” yang diciptakan M. Thamrin untuk melukiskan kekayaan perut Bumi di Kecamatan Cempaka, di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Batu mulia, tepatnya intan (biasa disebut galuh oleh penduduk lokal), adalah salah satu kekayaan yang dimaksud di lagu tersebut.


Berjarak sekira 47 km dari Banjarmasin, Ibu kota Kalimantan Selatan atau sekira 7 km dari pusat kota Banjarbaru, Kecamatan Cempaka sejak dulu terkenal sebagai lokasi pendulangan intan dan emas dengan cara tradisional. Lokasi mendulang ini kebanyakan berada di Sungai Tiung dengan dua titik yang paling terkenal, yakni Pumpung dan Ujung Murung.


Di lokasi pendulangan, Anda dapat melihat bagaimana para pendulang masih menggunakan cara tradisional untuk menyisihkan batu mulia dari pasir atau lumpur sungai. Lokasi yang menjadi tempat mendulang bisa mencapai kedalaman 15 meter. Para pendulang bisa menghabiskan waktu seharian di sana dengan mengandalkan alat yang disebut linggangan, berbentuk kerucut seperti caping terbalik dan terbuat dari kayu. Untuk mengambil air dan mencuci hasil temuan digunakan pompa air listrik. Pendulang biasanya bekerja dalam kelompok terdiri dari dari 10 sampai 15 orang.


Yang menarik adalah adanya tabu tertentu menurut kepercayaan masyarakat lokal dalam mendulang intan di Cempaka, yaitu tabu bagi mereka menyebutkan kata "intan" atau berlian.  Penyebutan kata intan atau berlian dipercaya akan mendorong batu mulia pergi. Oleh karenanya, mereka menyebutnya dengan sebutan "galuh".


Intan Trisakti
Cempaka pernah menarik perhatiaan dunia pada 26 Agustus 1965. Kala itu, intan dengan kualitas unggul seberat 166,75 karat ditemukan di Cempaka oleh kelompok  pendulang yang diketuai H. Madsalam. Ukurannya konon hampir seukuran telur burung merpati. Oleh Presiden Soekarno, berlian itu diberi nama Trisakti.


Nilai batu mulia tersohor itu kala itu, menurut Tajuddin Noor Ganie, penulis buku “Tragedi Intan Trisakti”, ditaksir mencapai Rp10 triliun bahkan kian melambung setelah diasah. Para penemunya yang berjumlah 43 orang mendapat ganti senilai Rp3,5 miliar. Namun, karena ada sanering (perubahan nilai uang dari Rp 1.000 menjadi Rp 1), nilai uang yang diterima menjadi Rp3,5 juta. Dengan sejumlah uang tersebut, para pendulang, keluarganya, dan pihak lain yang terlibat dalam penemuan Trisakti mampu membiayai pergi naik haji (dengan total 80 orang).


Sayangnya, intan berharga tersebut kini tidak diketahui keberadaannya. Beberapa orang percaya bahwa Trisakti ada di salah satu museum di Belanda. Meski ada ditemukan intan berukuran lebih besar dari Trisakti di Cempaka tapi tetap tak bisa mengalahkan kesohoran Trisakti. Intan terbesar tersebut memiliki berat 200 karat, diberi nama Putri Malu yang ditemukan tepatnya di Antaruku, Kecamatan Pengaron, pada 2008 lalu. Pernah pula diketemukan Galuh Cempaka 5 seberat 106,7 karat pada 1850. Galuh Pumpung dengan bobot 98 karat tercatat ditemukan pada 1990.


Cempaka dinobatkan sebagai tempat wisata sejak tahun 1990-an, dan menarik perhatian baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara. Selain bisa melihat aktivitas pendulangan di lokasi tersebut,  wisatawan bahkan bisa membeli langsung hasil mendulang berupa intan mentah. Apabila ingin melihat lebih banyak varian intan atau membeli intan yang sudah diolah maka Anda dapat pergi ke Pasar Permata Cahaya Bumi Selamat di Kota Martapura yang hanya berjarak sekira 5 kilometer dari Cempaka.  


Tidak ada catatan resmi yang mengungkapkan kapan pendulangan intan dimulai di Cempaka. Beberapa menyebutkan bahwa aktivitas pendulangan sudah dimulai sejak zaman Kolonial Belanda yang kemudian diwariskan dari generasi ke generasi. Versi lain menyatakan bahwa intan dan batu mulia lainnya telah ditambang di Cempak sejak awal abad ke-9.

Tampilkan Lebih

Lihat dalam Peta

Akomodasi

Mengingat Bumi Cempaka dekat dengan ibu kota provinsi (1 jam perjalanan) maka untuk mendapatkan pilihan akomodasi yang lebih memadai, Anda bisa memilih untuk menginap di Banjarmasin. Akan tetapi, jika ingin menginap di Kota Banjarbaru, terdapat beberapa hotel dan penginapan sebagai berikut.


Banjar Permai Inn
Jl. Jend A. Yani Km 33,5
Telepon: +62 511 772280


Anggrek xHotel
Jl. Jend A. Yani Barat, N




Mengingat Bumi Cempaka dekat dengan ibu kota provinsi (1 jam perjalanan) maka untuk mendapatkan pilihan akomodasi yang lebih memadai, Anda bisa memilih untuk menginap di Banjarmasin. Akan tetapi, jika ingin menginap di Kota Banjarbaru, terdapat beberapa hotel dan penginapan sebagai berikut.


Banjar Permai Inn
Jl. Jend A. Yani Km 33,5
Telepon: +62 511 772280


Anggrek xHotel
Jl. Jend A. Yani Barat, No. 12
Telepon: +62 511 772464


Banjarbaru Hotel
Jl. Jend A. Yani
Telepon: +62 511 772929
 


Rahayu Hotel
Jl. Jend A. Yani Km 34
Telepon: +62 511 772309
 


Samud Hotel
Jl. Angkasa 54
Telepon: +62 511 705102

Tampilkan Lebih

Transportasi

Dari Banjarmasin, untuk mencapai Cempaka yang luas wilayahnya 146,7 km², Anda harus terlebih dulu menuju Banjarbaru. Jarak tempuh menuju Banjarbaru adalah sekira  satu jam perjalanan. Dari pusat kota Banjarbaru dibutuhkan waktu sekira 15 menit berkendara untuk sampai ke lokasi pendulangan. Cara terbaik adalah dengan menyewa mobil atau memilih paket wisata bersama pemandu. Akan tetapi, An

Dari Banjarmasin, untuk mencapai Cempaka yang luas wilayahnya 146,7 km², Anda harus terlebih dulu menuju Banjarbaru. Jarak tempuh menuju Banjarbaru adalah sekira  satu jam perjalanan. Dari pusat kota Banjarbaru dibutuhkan waktu sekira 15 menit berkendara untuk sampai ke lokasi pendulangan. Cara terbaik adalah dengan menyewa mobil atau memilih paket wisata bersama pemandu. Akan tetapi, Anda juga dapat mengandalkan angkutan umum dari Banjarmasin ke Banjarbaru dan menuju ke lokasi mendulang di Cempaka.

Tampilkan Lebih

Aktivitas Terkait

Berjalan-jalan

Berjalan-jalan Berjalan-jalan selama setengah hari atau sehari penuh di hari libur atau diantara acara konferensi selalu menjadi pengantar yang indah dalam tujuan...

selengkapnya