Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Destinasi di Indonesia

Harap Login untuk voting
0.00/5 (0 votes)
 

Dilihat:1257

Beranda » Museum Negeri Bengkulu: Menelusuri Kekayaan Benda Budaya

Museum Negeri Bengkulu: Menelusuri Kekayaan Benda Budaya

 

Tinjauan

"Meluhurkan museum, memuliakan kebudayaan".

Kebudayaan dan museum adalah dua hal tak terpisahkan. Di dalam museum, tersimpan jejak-jejak kebudayaan dari masa ke masa, dalam bentuk benda budaya peninggalan sejarah, foto, audio, naskah kuno, dan lainnya. Selain karena keunikan budaya yang dimiliki, Bengkulu sebagai kota yang pernah dijajah Inggris, menyimpan banyak peninggalan sejarah yang menarik

"Meluhurkan museum, memuliakan kebudayaan".

Kebudayaan dan museum adalah dua hal tak terpisahkan. Di dalam museum, tersimpan jejak-jejak kebudayaan dari masa ke masa, dalam bentuk benda budaya peninggalan sejarah, foto, audio, naskah kuno, dan lainnya. Selain karena keunikan budaya yang dimiliki, Bengkulu sebagai kota yang pernah dijajah Inggris, menyimpan banyak peninggalan sejarah yang menarik untuk ditelusuri dan Anda dapat menemukannya di Museum Negeri Bengkulu.

 

Museum Negeri Bengkulu mulai dibangun tahun 1978 tapi baru difungsikan pada 3 Mei 1980. Awalnya, museum ini bertempat di Benteng Marlborough namun tiga tahun kemudian pada 3 Januari 1983, museum ini dipindahkan ke gedung baru hingga sekarang. Pemindahan tersebut didasarkan pertimbangan pemerintah yang menganggap penempatan museum di kawasan benteng tampak kurang efisien dan kurang menguntungkan. Museum ini diresmikan oleh Drs. GBPH Poeger selaku Dirjen Kebudayaan kala itu.

 

Menempati lahan seluas 9.974 m², museum ini memanfaatkan dua ruangan pameran, yakni ruang pameran tetap dan temporer. Di kedua ruang pameran tersimpan ribuan koleksi museum, yakni sekira 6.220 macam koleksi meliputi 10 macam kategori. Kategori tersebut adalah geologika, biologika, etnografika, arkeologika, historika, numismatika, filologika, keramologika, seni rupa, hingga teknologika. Hampir separuh koleksi tersebut adalah benda budaya kategori etnografi atau benda budaya yang merupakan perlengkapan hidup, seperti kain tenun tradisional, benda upacara, senjata, dan lainnya baik yang masih dipakai dan diproduksi maupun perlengkapan kuno yang sudah tidak diproduksi atau digunakan lagi.

 

Museum ini dibuka setiap hari untuk umum, kecuali Senin, pukul 08.00 – 13.00 WIB.

 

Museum Negeri Provinsi Bengkulu

Jl. Pembangunan No. 8, Padang Harapan,

Kecamatan Gading Cempaka, Bengkulu 38223

Telp.: (0736) 22098

Faks.: (0736) 28550

Tampilkan Lebih

Lihat dalam Peta

Acara Terkait

24-03

Nov 2014

Lihat Acara Lainnya

Akomodasi

Berikut ini pilihan akomodasi di Bengkulu yang dapat menjadi referensi.

 

Wedika Hotel

Jl Kapten Tendean No. 26,

Simpang Padang Harapan

Telp.: (0736) 24393

 

Bengkulu Hotel

Jl. Mayjen Sutoyo 35,

Jembatan Kecil Gading Cempaka

Telp.: (0736) 22842

 

Asoka Hotel

Jl. Mayjen Sutoyo 56, Bengkulu

Telp.: (0736) 21812

 

Beringin Hotel

Jl. Mayjen Sutoyo 46,

Jembatan Keci

Berikut ini pilihan akomodasi di Bengkulu yang dapat menjadi referensi.

 

Wedika Hotel

Jl Kapten Tendean No. 26,

Simpang Padang Harapan

Telp.: (0736) 24393

 

Bengkulu Hotel

Jl. Mayjen Sutoyo 35,

Jembatan Kecil Gading Cempaka

Telp.: (0736) 22842

 

Asoka Hotel

Jl. Mayjen Sutoyo 56, Bengkulu

Telp.: (0736) 21812

 

Beringin Hotel

Jl. Mayjen Sutoyo 46,

Jembatan Kecil, Gading Cempaka

Telp.: (0736) 21180

 

Bunda Hotel

Jl. Mayjen Sutoyo 57, J

embatan Kecil, Gading Cempaka

Telp.: (0736) 21755

 

Hotel Santika

Jl. Raya Jati No. 45, Sawah Lebar

Telp.: (0736) 25858

 

Gumai Hotel

Jl. Mayjen Sutoyo 25,

Jembatan Kecil, Gading Cempaka

Telp.: (0736) 21603

Tampilkan Lebih

Transportasi

Museum Negeri Bengkulu mudah dijangkau yaitu berjarak 9 km dari bandara, 19 km dari pelabuhan, dan sekira 3 km dari terminal. Untuk mencapainya Anda museum dapat menggunakan transportasi umum, taksi atau pun menyewa mobil.

Museum Negeri Bengkulu mudah dijangkau yaitu berjarak 9 km dari bandara, 19 km dari pelabuhan, dan sekira 3 km dari terminal. Untuk mencapainya Anda museum dapat menggunakan transportasi umum, taksi atau pun menyewa mobil.

Kegiatan

Museum memiliki fungsi sebagai tempat menyimpan, merawat, melestarikan mengamankan dan memanfaatkan koleksi berupa benda cagar budaya. Adapun tujuan atau fungsi lainnya adalah untuk tujuan studi, penelitian, kesenangan atau hiburan.

 

Mengunjungi museum dapat berarti “mengunjungi” masa lalu yang diwakili oleh benda-benda peninggalan budaya di masa lampau. Berikut ini beberapa je

Museum memiliki fungsi sebagai tempat menyimpan, merawat, melestarikan mengamankan dan memanfaatkan koleksi berupa benda cagar budaya. Adapun tujuan atau fungsi lainnya adalah untuk tujuan studi, penelitian, kesenangan atau hiburan.

 

Mengunjungi museum dapat berarti “mengunjungi” masa lalu yang diwakili oleh benda-benda peninggalan budaya di masa lampau. Berikut ini beberapa jenis koleksi yang dapat Anda lihat saat mengunjungi Museum Negeri Bengkulu.

 

Sebanyak 126 naskah kuno yang tidak diketahui identitas penulisnya (anonim) adalah salah satu jenis koleksi menarik dan berharga dari museum ini. Sepuluh dari total koleksi naskah sudah berhasil diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Naskah kuno yang diduga berusia puluhan bahkan ratusan tahun tersebut berisi pantun, sejarah dan wejangan.

 

Mesin cetak Drukkey Populair dengan merek “Golden Press” adalah mesin cetak yang dipakai oleh Pemerintah Indonesia untuk mencetak “uang merah”. Mesin ini juga menjadi salah satu koleksi menarik mengingat uang merah merupakan sejenis Oeang Republik Indonesia (ORI) dan sebagai alat tukar yang sah pada zamannya. Mesin ini kabarnya dibuat pada 1930 dan merupakan mesin buatan Amerika Serikat.

 

Koleksi kain tradisional, khususnya kain khas Bengkulu Kain Bersurek juga tersimpan rapi di museum ini. Selain itu, ada pula koleksi pakaian pengantin dan pakaian adat, bentuk-bentuk rumah adat, alat rumah tangga, senjata tradisional, serta tulisan huruf “Ka ga nga” juga memenuhi daftar koleksi.

 

Secara umum, Museum Negeri Bengkulu membagi koleksinya menjadi 10 besaran kelompok berikut ini.

  • Koleksi Geologika/Geografika: koleksi disiplin ilmu geologi/ geografi, meliputi batuan, mineral dan bentukan alam lainnya.
  • Koleksi Biologika: koleksi terkait disiplin ilmu biologi.
  • Koleksi Etnografika: benda-benda budaya atau perangkat sehari-hari yang digunakan pada masa lampau dan atau sampai sekarang.
  • Koleksi Arkeologika: kumpulan benda peninggalan purbakala atau masa prasejarah yang biasanya ditemukan dengan proses penggalian (ekskavasi).
  • Koleksi Historika: koleksi benda yang berhubungan atau pernah digunakan dalam peristiwa sejarah terkait suatu organisasi masyarakat, tokoh sejarah dan lainnya.
  • Koleksi Numismatika/ Heraldika: koleksi mata uang atau alat tukar yang sah yang pernah berlaku. Heraldika adalah koleksi berupa tanda jasa, lambang atau tanda pangkat resmi, termasuk cap dan stempel.
  • Koleksi Filologika: benda yang merupakan bagian dari disiplin ilmu geologi/geografi, antara lain batuan, mineral dan bentukan alam lainnya.
  • Koleksi Keramologika: koleksi benada yang terbuat dari tanah liat yang dibakar dengan suhu yang tinggi (keramik).
  • Koleksi Seni Rupa: benda bernilai seni tinggi, seperti lukisan, dan lainnya.
  • Koleksi Teknologika: koleksi benda yang mewakili perkembangan teknologi dari tradisional sampai dengan modern.
Tampilkan Lebih

Aktivitas Terkait

Bangunan Bersejarah

Bangunan Bersejarah Banyak keajaiban bangunan tua dunia dapat ditemukan di Indonesia. Mulai dari candi sampai puing-puing istana zaman dahulu kala, mulai dari sisa-sisa...

selengkapnya

Cari

Cari Hotel