Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Sulawesi

Beranda » Destinasi » Sulawesi

Sulawesi

Keterangan

Dahulu dikenal sebagai Celebes, pulau Sulawesi yang berbentuk anggrek ini berada di selatan Filipina dan utara pulau Jawa di antara Kalimantan dan Maluku. Pulau Sulawesi terdiri dari lima daratan yang memanjang yang terlihat menjulur keluar. Formasi bentuk yang aneh ini dikarenakan tabrakan benua kuno, kata ahli bumi.

Berada langsung di timur garis Wallace yang memisahkan benua Asia dari Australia, Sulawesi dipisahkan dari Kalimantan oleh parit yang sangat dalam, yang berasal dari selatan memisahkan pulau Bali dari Lombok, dan berlanjut ke arah utara laut Cina Selatan dan Samudera Pasifik.

Sulawesi merupakan pemandangan alam dari gunung berapi yang dramatis, pegununggan yang tidak teratur, ngarai yang dramatis, hutan hujan tropis, danau dalam dataran hijau dan sungai pasir putih. Sungai-sungai turun ke arah laut dalam dengan formasi terumbu karang  yang tidak biasa yang merupakan rumah bagi kehidupan laut tropis yang beragam. Zaman prasejarah ikan coelacanth yang merupakan salah satu ikan tertua di dunia yang diduga sudah punah, yang oleh masyarakat setempat dinamakan ikan raja laut ini terdapat di laut Manado di Sulawei Selatan, tidak jauh dari tempat menyelam Bunaken yang terkenal.

Pulau besar Sulawesi di kelilingi oleh gugusan pulau tempat dimana terumbu karang dan taman laut yang indah ditemukan, diantaranya adalah Bunaken, Banggai, Pulau Wakatobi dan Selayar. Tempat-tempat ini menawarkan kesempatan menyelam yang luar biasa lihat brosur menyelam).

Sulawesi juga merupakan tempat hidup hewan-hewan teraneh. Sulawesi merupakan habitat kerbau kerdil atau anoa, babirusa, beruk, dan lemur (Spectral tarsier atau Tarcius tarsier) hewan kecil pemalu dengan mata besar yang hidup secara nokturnal yaitu hewan yang beraktifitas pada malam hari yang ditemukan di Taman Nasional Tangkoko dan banyak hidup di Pulau Selayar. Trekking melalui pedesaan Toraja yang indah atau mengunjungi Taman Nasional yang akan menjadi pengalaman seumur hidup.

Sulawesi Selatan adalah rumah bagi pelaut Bugis-Makassar, terkenal akan kerajinan bangunan kapalnya yang membawa mereka sampai ke Australia dan Madagaskar. Sulawesi juga rumah bagi penduduk dataran tinggi Toraja yang hidup di tengah hutan selama berabad-abad, dan juga rumah bagi masyarakat Minahasa yang ramah dan orang Sangir-Talaud yang tinggal di selatan Filipina.

Saat ini, Sulawesi terdiri dari lima provinsi, antara lain: Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Sulawesi Utara. Kota-kota utamanya adalah Makassar, ibu kota Sulawesi Selatan dan Manado, ibu kota Sulawesi Utara.

Sejarah

Sejarah awal pulau Sulawesi di dominasi oleh sejarah Sulawesi Selatan, semenjak catatan sejarah ditemukan sampai saat ini hanya menceritakan bagian selatan pulau. Catatan sejarah ini mengatakan bahwa pada abad ke-15 kerajaan Luwu berkembang, perekonomiannya bergantung pada perdagangan laut seperti nikel, biji besi dan emas dengan Jawa. Berdasarkan ini, para arkeolog menemukan bukti bahwa dulu ada kerajaan di Soppeng pada abad ke-13, melalui barang pecah belah dan porselen dari Cina, Vietnam, dan Thailand ditemukan di sini pada abad ini. Sulawesi Selatan kemudian terdiri dari sejumlah kerajaan yang dipimpin oleh wanita maupun pria.

Pada abad ke-15 mulai terjadi pergantian penting dari perdagangan laut ke pertanian padi. Pada abad ke-17, daerah ini dipimpin oleh kerajaan Gowa yang mengendalikan setiap daerah. Kerajaan ini memeluk agama Islam dan menyebarkan keyakinan tersebut ke seluruh semenanjung. Sampai saat ini, mayoritas penduduk Sulawesi Selatan adalah muslim dan Toraja adalah kristiani.

Abad ke-17 juga menunjukkan kedatangan Eropa ke daerah ini: orang Spanyol, Portugis dan Balanda yang berjuang dari pengaruh negara-negara lain dalam hal perdagangan rempah-rempah di kepulauan ini, di mana pelabuhan Makassar merupakan pusat kelautan yang penting. Di tahun 1667, melalui perjanjian Bungaya, kota Makasar jatuh ke VOC, yang mangambilalih pelabuhan Rotterdam, namun meninggalkan kekuasaan lokal pada kerajaan Bone.

Semenjak saat itu banyak kaum bangsawan Sulawesi menolak untuk hidup di bawah pemerintahan asing dan meninggalkan Sulawesi untuk memerintah di Kutai, Kalimantan Timur, kepulauan Riau dan bahkan di Selangor dan Johor, Malaysia saat ini.

Sementara di Sulawesi Utara, bangsa Spanyol mendirikan pelabuhan kecil di Manado pada tahun 1617 dan menyebarkan agama Katolik di sini. Pemerintah lokal, mengundang Belanda yang berhasil mengalahkan Sulawesi Utara dan Maluku, mendirikan markas permanen di Manado. Belanda menyebarkan agama Protestan di sini, dan sampai saat ini mayoritas penduduknya beragama Protestan, dan sisanya Katolik.

Setelah Indonesia mendeklarasikan kemerdekaannya pada tahun 1945, Belanda mendirikan negara Indonesia Timur yang beribu kotakan Makassar untuk menyaingi Republik Indonesia. Tapi pada tahun 1950 negara bagian ini dibubarkan dan dijanjikan menjadi bagian dari Republik Indonesia. Peselisihan kelompok baik di Sulawesi Utara dan Selatan berlanjut untuk memerangi pemerintahan Soekarno, namun ditumpas pada tahun 1961.

Transportasi

Baik Makassar dan Manado merupakan bandara internasional yang menerima pesawat berukuran besar dengan penerbangan langsung dari Singapura dan Kula Lumpur. Berada di pusat kepulauan Indonesia, Makassar adalah pusat antara Indonesia bagian Barat dan kepulauan bagian Timur.

Ada penerbangan domestik dari Jakarta dan Bali ke Makassar dan Manado. Penerbangan domestik juga melayani semua ibu kota provinsi, atau lanjut ke Ambon dan Papua. Makassar dan Manado memiliki hotel berbintang bertaraf internasional, dan juga jenis akomodasi yang cukup terjangkau. Ada juga fasilitas- fasilitas biasa yang bagus tersedia di kedua kota ini.

Masyarakat dan Budaya

Melalui perdagangan internasional yang berabad-abad, Sulawesi telah menjadi kota kosmopolitan. Banyak warga keturunan Cina, Arab dan India yang tinggal di Sulawesi dan saat ini sudah berbaur dengan penduduk asli setempat dengan baik. Adat istiadat, agama, tatacara beribadah dan tradisi mereka menjadi bagian budaya dan tatanan hidup di Sulawesi.

Ikon utama Sulawesi adalah kapal layar Pinisi, yang melakukan pelayaran dan mengarungi kepulauan Indonesia dengan agung. Sampai saat ini, kapal Pinisi yang kokoh ini masih tetap di buat di Bulukumba, yang masih mengikuti adat istiadat terdahulu. Kapal Pinisi masih menjadi alat yang sangat penting untuk mengangkut berbagai jenis kargo ke kepulauan terpencil. Kapal Pinisi dapat dilihat tertambat di pelabuhan Sunda Kelapa di Jakarta dan di pelabuhan Makassar. Pinisi, dilengkapi dengan tempat tidur yang nyaman yang juga digunakan sebagai kapal untuk menyelam di sekitar perairan Maluku, Papua, Sulawesi dan Komodo yang spektakuler.

Sarung tenun sutra, perhiasan emas dan perak dari Sulawesi Selatan, kain tenun dari Toraja, dan bordir dari Sulawesi Utara adalah beberapa kerajinan tangan artistik dari pulau ini.

Dalam sastra, Sulawesi dikenal karena puisi epiknya yang berjudul Il Galigo, karya sastra yang paling panjang di dunia, yang masih tetap dilestarikan sampai saat ini di pertunjukan yang megah.

Kuliner

Makanan Sulawesi Utara atau Manado menjadi sangat populer di seluruh Indonesia. Dengan ikan yang baru ditangkap atau daging sapi sebagai menu utama. Ikan panggang atau goreng dimakan dengan sambal pedas manis.

Masakan Manado juga memiliki sayur mayur yang sehat untuk diet yang di makan dengan daging. Karena mayoritas agama Kristen, babi juga tersedia di sini. Walaupun untuk menghormati kaum Muslim, babi biasanya dipisahkan dari daging dan ikan lainnya.

Manado juga terkenal dengan klappertaart atau kue yang terbuat campuran kelapa muda, tepung terigu, telur, susu cair, margarine, gula, kayu manis, kenari, dan kismis yang lalu dipanggang atau hanya dimasukkan dalam kulkas yang rasanya sangat lezat dan patut dicoba jika datang ke Manado.

Di Makassar, makanan laut yang segar, kepiting disajikan dengan saus yang berbeda-beda. Makanan ini juga bisa dibawa sebagai oleh-oleh untuk keluarga di Jakarta.

1 - 8 of 60 destinasi
Bunaken

Bunaken

 

Pernahkah Anda  membayangkan menjadi putri duyung? Berenang bersama penghuni laut, bergerak mengikuti irama ombak? Di Taman Laut Bunaken ...

Lokasi: Sulawesi » Sulawesi Utara » Kota Manado

selengkapnya

Danau Tondano

Danau Tondano

 

Danau Tondano adalah tujuan wisata yang terkenal di Provinsi Sulawesi Utara. Danau ini berada 600 meter di atas permukaan laut dan meliputi area...

Lokasi: Sulawesi » Sulawesi Utara » Kab. Minahasa

selengkapnya

Kota Bunga Tomohon

Kota Bunga Tomohon

 

Dikenal sebagai Kota Bunga, Tomohon adalah  bukit resor belokasi 22 km di timur ibu kota provinsi Sulawesi Utara yaitu Manado. Tomohon terdiri...

Lokasi: Sulawesi » Sulawesi Utara » Kota Tomohon

selengkapnya

Museum Provinsi Sulawesi Utara

Museum Provinsi Sulawesi Utara

 

Museum ini dibangun untuk menyimpan semua dokumen yang terkait dengan budaya lokal, sejarah dan seni di Provinsi Sulawesi Utara. Museum ini memiliki...

Lokasi: Sulawesi » Sulawesi Utara » Kota Manado

selengkapnya

Taman Nasional Tangkoko

Taman Nasional Tangkoko

 

Taman Nasional Tangkoko-Batuangus di Kota Bitung terletak di utara Pelabuhan Samudera Bitung tepatnya di kaki Gunung Dua Saudara. Di kawasan seluas 8...

Lokasi: Sulawesi » Sulawesi Utara

selengkapnya

Kawasan Boulevard

Kawasan Boulevard

 

Di malam hari, Kawasan Boulevard merupakan pusat di mana Anda dapat menemukan makanan Manado terbaik. Tempat ini juga merupakan ikon kota Manado, ibu...

Lokasi: Sulawesi » Sulawesi Utara » Kota Manado

selengkapnya

Bukit Kasih

Bukit Kasih

 

Bukit Kasih terletak di Desa Kanonang di Kawangkoan, sekitar 55 kilometer dari Manado, Sulawesi Utara. Dibangun pada tahun 2002 sebagai pusat...

Lokasi: Sulawesi » Sulawesi Utara » Kota Manado

selengkapnya

Kuil Ban Hin Kiong

Kuil Ban Hin Kiong

 

Kuil Ban Hin Kiong yang indah ini berada di pusat Kampung Cina Manado dan telah berusia 335 tahun ini merupakan kuil Cina tertua yang dibagun di sini...

Lokasi: Sulawesi » Sulawesi Utara » Kota Manado

selengkapnya

1 - 8 of 60 destinasi