Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Berita

Beranda » Berita » KRI Dewaruci Berlayar ke Benua Australia Untuk Promosikan Pariwisata Indonesia

KRI Dewaruci Berlayar ke Benua Australia Untuk Promosikan Pariwisata Indonesia

Ditulis 13 Aug 2013 pukul 18:19 | Dilihat: 8465

KRI Dewaruci Berlayar ke Benua Australia Untuk Promosikan Pariwisata Indonesia

Kapal Latih TNI Angkatan Laut jenis Barquentine (kapal Layar tiang tinggi) KRI Dewaruci, pada Selasa, 13 Agustus 2013 berlayar dari Dermaga Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) di Surabaya, untuk melakukan muhibah mengelilingi Benua Australia. Pelayaran tersebut akan berlangsung sekira 60 hari sejak 13 Agustus sampai 10 Oktober 2013.

Rute pelayaran KRI Dewaruci dimulai dari Surabaya kemudian menuju Kupang lalu memasuki Benua Australia dengan mengunjungi beberapa kota, yaitu: Darwin, Perth, Melbourne, Hobart, Sydney, Auckland (Selandia Baru), Brisbane, Cairns, dan berakhir di Darwin. Khusus saat di Sydney, Satgas KJK ini akan dilibatkan secara aktif dalam lomba pelayaran International Ship Race dan Tall Ship Race 2013.

Selama singgah di kota-kota di Australia dan Selandia Baru, seluruh personel dan Kadet AAL akan melaksanakan kunjungan kehormatan ke pejabat setempat sekaligus mengadakan promosi pariwisata dan seni-budaya Indonesia. Kehadiran KRI Dewaruci dengan tradisi mengarungi lautan sejak 60 tahun lalu senantiasa ditunggu kehadirannya karena kapal layar tiang tinggi itu menampilkan atraksi dan parade budaya yang menarik perhatian masyarakat yang disinggahi. Bahkan, di sejumlah negara Eropa, KRI Dewaruci memiliki banyak penggemar setia yang selalu menantikannya saat bersandar.

Laksamana Marsetio dari TNI AL mengutarakan bahwa muhibah ini juga bertugas mengenalkan potensi pariwisata dan budaya Indonesia dengan tagline“Wonderful Indonesia”. Tujuan promosi pariwisata ini dimaksudkan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asal negeri kangguru ke Tanah Air.

Kegiatan KRI Dewa Ruci di Benua Australia ini juga dalam rangka menghadiri undangan dari Australian Sail Training Association untuk mengikuti Australian Navy's Fleet Review. Kegiatan internasional yang dihadiri banyak negara itu demi membangun image bahwa TNI Angkatan Laut layak masuk dalam jajaran World Class Navy.

Dalam pelayaran Australia dan Selandia Baru, KRI Dewaruci diawaki 82 prajurit ditambah 6 personel pendukung dari intelijen, penerangan, kesehatan, Komando Pasukan Katak, serta tambahan 10 personel pendamping Kadet AAL. 98 orang Kadet Akademi Angkatan Laut (AAL) tingkat III angkatan ke-60 tersebut sekaligus melaksanakan latihan dan praktek (lattek) Pelayaran Kartika Jala Krida (KJK) mengelilingi Benua Australia.

Pelayaran Kartika Jala Krida (KJK) dimaksudkan untuk membentuk karakter prajurit matra laut dan mental kejuangan para Kadet AAL sebagai calon perwira TNI Angkatan Laut yang bermoral, disiplin, profesional dan bertanggung jawab. Kegiatan pengarungan tersebut juga untuk mempraktekkan semua pelajaran yang telah didapatkan sebagai medan juang prajurit matra laut. Para prajurit ini sekaligus juga menjadi duta negara dalam menjalankan peran diploma guna menambah wawasan tentang pergaulan internasional serta kondisi sosial masyarakat dari tempat yang disinggahi.

Satgas Kartika Jala Krida dipimpin Komandan KRI Dewaruci Letkol Laut (P) Anung Sutanto, yaitu alumni AAL angkatan ke-41 lulusan tahun 1995 sekaligus pejabat ke-34 yang menduduki jabatan Komandan KRI Dewaruci. Sedangkan Satgas pengasuh Kadet AAL angkatan ke-60 dipimpin oleh Mayor Laut (P) Agus Praptopo yang akan melaksanakan tugasn melakukan pengasuhan, pembelajaran, pelatihan, dan bimbingan.

KRI Dewaruci dilepas langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Marsetio berserta sejumlah pejabat TNI AL, diantaranyaPanglima Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Agung Pramono, Gubernur AAL Laksamana Muda TNI I.N.G.N. Ary Atmaja, serta para pejabat Mabesal. Selain itu, keluarga anak buah kapal (ABK) KRI Dewaruci juga turut serta melepas keberangkatan para pengarung lautan itu. Hadir pula perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, yaitu Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar, Dirjen Pemasaran Pariwisata Esthy Reko Astuti, dan Direktur Pencitraan Kemenparekraf Ratna Suranti.

Dalam acara pelepasan tersebut dilakukan juga penandatanganan naskah Perjanjian Kesepakatan Bersama (PKB) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara TNI AL dengan Kemenparekraf RI dalam rangka menggalakkan kegiatan promosi pariwisata Indonesia ke mancanegara. Penandatanganan naskah perjanjian  dilakukan di atas KRI Dewaruci diwakili Kasal Laksamana TNI Dr. Marsetio dari pihak TNI AL dan Wamen Sapta Nirwandar bersama Dirjen Pemasaran Pariwisata Esthy Reko Astuti dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Berikan Komentar Anda