Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Berita

Beranda » Berita » Bandara Internasional Ngurah Rai Ditutup untuk Penerbangan Komersial Menjelang APEC

Bandara Internasional Ngurah Rai Ditutup untuk Penerbangan Komersial Menjelang APEC

Ditulis 23 Sep 2013 pukul 01:16 | Dilihat: 7692

Bandara Internasional Ngurah Rai Ditutup untuk Penerbangan Komersial Menjelang APEC

Menjelang KTT APEC di Bali, Kementerian Perhubungan Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah mengirim pemberitahuan kepada seluruh maskapai penerbangan bahwa Bandara Internasional Ngurah Rai Bali akan ditutup untuk semua penerbangan komersil pada tanggal dan waktu tertentu. Hal ini karena bandara tersebut akan mengakomodasi kedatangan kepala negara dan delegasi resmi APEC yang akan terbang dengan pesawat kepresidenan.

 

Bandara akan ditutup pada hari Sabtu, 5 Oktober 2013, mulai pukul 10.00 pagi sampai 16.00 waktu setempat. Sementara pada Minggu, 6 Oktober 2013, bandara akan ditutup mulai pukul 10.00 pagi sampai 20.00 WITA. Pada Selasa 8 Oktober 2013 bandara juga akan ditutup 10.00-20.00 WITA dan pada Rabu, 9 Oktober mulai pukul 10.00-16.00 WITA.

 

Sehubungan dengan hal ini, Garuda Indonesia mengumumkan bahwa pada tanggal tersebut Garuda akan membatalkan 139 penerbangan, termasuk penerbangan dari Bali ke Narita, Osaka dan Haneda di Jepang dan sejumlah penerbangan ke Singapura. Sementara, untuk penerbangan domestik yang terpengaruh penutupan tersebut adalah penerbangan dari Bali ke Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Lombok, Makassar dan sejumlah penerbangan ke Jakarta, ujar Pujobroto, Vice President Communications Garuda Indonesia , sebagaimana dilansir oleh harian Kompas.

 

Sebanyak 91 penerbangan Garuda akan disesuaikan, yaitu sejumlah penerbangan dari Bali ke Australia dan Korea Selatan serta sejumlah penerbangan domestik. Sementara itu, ada sekira 12 penerbangan yang akan dialihkan, di antaranya penerbangan Jakarta-Bali-Kupang (Flores) akan dialihkan melalui Surabaya. Selain itu, penerbangan Jakarta-Denpasar (Bali)-Jayapura-Timika juga akan dialihkan ke Jakarta-Makassar-Jayapura-Timika.

 

Penumpang dari dan ke Bali sangat disarankan untuk memeriksa jadwal kedatangan dan keberangkatan dengan Garuda atau maskapai penerbangan masing-masing pada tanggal tersebut di atas.

 

 

 

Parkir Pesawat Pribadi dan Biaya Jalan Tol

 

Sebelumnya, Panitia Persiapan KTT APEC juga menginformasikan bahwa dikarenakan 1.200 CEO diperkirakan akan menghadiri KTT CEO pada 5-7 Oktober dan kemungkinan akan datang dengan pesawat pribadi maka pesawat tersebut diparkir di bandara terdekat dengan Bali. Pesawat-pesawat pribadi tersebut akan diparkir di bandara Surabaya (Jawa Timur), Makassar (Sulawesi Selatan) dan Lombok. Sementara itu, pesawat presiden akan diparkir di apron bandara di Bali.

 

Presiden Yudhoyono sendiri secara pribadi telah memeriksa semua persiapan dan mengadakan rapat koordinasi dengan panitia pada 14 September dan pada Senin, 23 September. Rapat terakhir bertepatan dengan kegiatan Presiden yang akan meresmikan jalan tol baru di Bali yang menghubungkan Benoa-Bandara Ngurah Rai-Nusa Dua.

 

Jalan tol akan dibuka gratis untuk umum sampai 1 Oktober 2013.  Setelah tanggal itu, biaya tol akan menjadi Rp10.000,- untuk mobil pribadi, pick-up dan van kecil. Sementara bus dan 2 truk gandar harus membayar Rp15.000,-. Sedangkan sepeda motor dikenakan biaya Rp4.000,-.

 

Pengguna tol disarankan untuk mengindahkan pemberitahuan kecepatan angin dan batas kecepatan untuk sepeda motor dan mobil.

 

Photo courtesy : http://www.balitourismboard.org

Link Terkait

 

 

Berikan Komentar Anda