Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Berita

Beranda » Berita » Java Jazz Festival 2014 Sukses Digelar, Hadirkan Batik dan Wayang sebagai Ikon

Java Jazz Festival 2014 Sukses Digelar, Hadirkan Batik dan Wayang sebagai Ikon

Ditulis 5 Mar 2014 pukul 13:53 | Dilihat: 209

Java Jazz Festival 2014 Sukses Digelar, Hadirkan Batik dan Wayang sebagai Ikon

Perhelatan musik jazz akbar dunia hadir di Indonesia dan sukses digelar. Java Jazz Festival (JJF) 2014 yang berlangsung pada 28 Februari-2 Maret 2014 telah menghadirkan musisi ternama dan berkelas tampil memukau penonton. Jakarta International Java Jazz sendiri sudah 10 tahun di gelar dimana kali ini lebih menonjolkan ke-Indonesiaan-nya dengan menampilkan batik dan wayang sebagai ikon. Konsep anyar tersebut merupakan harmonisasi budaya Indonesia dengan musik jazz.
 
Tidak hanya itu, dalam acara ini juga menghadirkan mini karnaval. Konsep karnaval di beberapa panggung gelaran Java Jazz menampilkan tarian kombinasi Indonesia dengan sebagian besar panggung memajang batik dan wayang sebagai latar belakang. Bahkan, sejumlah musisi seperti Dwiki Dharmawan tampil mengenakan baju batik.
 
Java Jazz merupakan acara musik jazz yang sudah terdaftar dalam kalender musik dunia dan salah satu yang paling diminati musisi jazz dan penikmatnya. Tahun ini beberapa musisi ternama yang tampil menyukseskan petunjukannya adalah Jamie Cullum, Natalie Cole, Earth Wind and Fire, Dave Koz, dan India Arie. Untuk kali pertama pula festival musik jazz terbesar di dunia itu dapat ditonton langsung melalui Youtube (streaming).
 
Dalam pentas musiknya sendiri, salah satu penampilan yang paling ditunggu adalah ketika saxofonis dunia sekelas Dave Koz unjuk aksi di atas panggung. Dave Koz tampil bersama band Summer Horns dan tiga saxofonis dunia lainnya yaitu Mindi Abair, Richard Elliot dan Gerald Albrigt. Seperti penampilan lainnya yang memikat penikmat jazz, Dave Koz bersama rekan-rekannya menyuguhkan 10 lagu diantaranya “Got to Get You in My Mind”, “Hot Fun in the Summertime”, dan “I Feel Good”.
 
Bagi Dave Koz, Indonesia dianggapnya sebagai rumah kedua. Itu karena Koz kerap tampil di Indonesia dan bersahabat dengan Peter Gontha. Tahun sebelumnya dalam Java Jazz festival 2012, musisi saxofonis ini dinobatkan sebagai artis favorit.
 
Ada kejutan dalam penampilan Dave Koz di Java Jazz tahun ini, yaitu ia berduet bersama Afgan. Hal itu tak pelak membuat penonton histeris. Melantunkan lagu “Bukan Cinta Biasa”, Koz mengisi beberapa nada dari lagu dan di bagian jeda menampilkan keahliannya bermain saxofon. Sementara itu, Afgan meminta penonton untuk terus berteriak hingga di akhir lagu. Afgan dan Koz pun mengucapkan terima kasih dan saling berpelukan di akhir penampilannya.
 
Selain Dave Koz, musisi yang memukau penonton adalah Jamie Cullum. Penyanyi asal Inggris ini pernah tampil 7 tahun lalu di Java Jazz dan penggemar di Indonesia tampaknya sangat rindu padanya. Hal itu terlihat dari ribuan penonton yang rela mengantri selama beberapa jam sebelum pertunjukkan. Jamie Cullum menyanyikan beberapa tembang seperti “The Same Things”, “Get Your Way,” “Photograph,” “All At Sea” dan “These are The Days”, dan “Everything You Didn’t Do” dimana semuanya terasa sangat hidup dan menggetarkan saat dinyanyikannya.
 
Selain sambutan penonton luar biasa terhadapnya, penampilan dinamis dan atraktif Jamie Cullum yang penuh energi juga berhasil membawa panggung pada atmosfer yang memukau. Jamie Cullum menampilkan kualitas vokal yang prima selama 1 jam lebih dan juga berkomunikasi dengan penonton. Ia beberapa kali melontarkan ucapkan terima kasih dalam Bahasa Indonesia.
 
Photo Courtesy Robertus Pudyanto/Getty Images

Link Terkait

 

 

Berikan Komentar Anda