Indonesia's Official Tourism Website

Login User

sublayer sublayer
sublayer sublayer
sublayer sublayer

Ditulis pada:
14 Agustus 2012

Ditulis oleh
Imtihanah

Kategori :
Tips

0 Komentar

Toraja, Aku Ingin Kembali

Posted on : 14 Agustus 2012
Categories : Tips

Berikut ini saran saya bagi mereka yang ingin berkunjung ke Toraja.

  • Agar pulang dari sana membawa kesan dan pengetahuan juga bertambah, baik tentang tradisi, agama, maupun budaya maka sebaiknya cari informasi pendahuluan sebanyak mungkin. Sumber informasi yang paling mudah adalah dengan mengakses internet dan bertanya ke teman yang sudah pernah kesana.

  • Jarak tempuh Makassar-Makale sekitar 8-9 jam lewat jalur darat. Mengingat banyaknya objek wisata menarik yang patut dikunjungi di Toraja yang luas dan pemandangan yang menarik di sepanjang jalan di Sulawesi maka cara terbaik untuk mencapai Toraja dan mengunjungi objek-objek wisata tersebut adalah dengan berkendara mobil. Dapat membawa kendaraan sendiri atau mencarter. Ketika kami kesana tarif carter adalah Rp350.000,- perhari plus rokok dan makan sopir dan jika dibawa tentu sopir perlu disediakan tempat menginap. Semuanya tergantung negosiasi awal. Juga ada bus dari Makassar tetapi kalau berkendara bus tentu sesampainya di Toraja harus mencari ojek atau kendaraan sewaan. Ada penerbangan Makassar-Rantepao (Bandara Pongtiku) menggunakan pesawat kecil tetapi tidak setiap hari sehingga perlu mengecek jadwal penerbangannya.

  • Hotel-hotel banyak dijumpai di Makale atau Rantepao, dari kelas melati hingga berbintang. Silahkan pilih tergantung anggaran yang dimiliki.

  • Bagi yang beragama Islam, tidak perlu khawatir, di sana banyak masjid jika ingin mendirikan shalat di perjalanan. Rumah makan halal juga tersedia seperti di Makale tetapi sebaiknya membawa bekal, karena kalau di desa jarang ada rumah makan. warung-warung bakso babi ditulis dengan jelas, jadi tidak akan salah masuk.

  • Umumnya souvenir tersedia di objek wisata tetapi tidak banyak ragamnya. Jika ingin lengkap berbelanjalah di Rantepao atau Pasar Makale. Di sana tersedia mulai dari pernak-pernik kecil seperti gantungan kunci hingga ukiran kayu khas Toraja dan sarung tenun yang berwarna hitam polos.

  • Jangan lupa jaga perilaku dan kesopanan, terutama jika berkunjung ke kawasan makam. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

  • Luangkan waktu beberapa hari jika ingin puas berkeliling di Toraja. Banyak tempat menarik untuk dikunjungin dan letaknya tidak saling berdekatan. Terlebih jika Anda penyuka fotografi tentu harus menunggu cahaya yang pas agar hasil foto memuaskan, yaitu umumnya pagi atau sore hari, ketika Matahari tidak terik.

Tag : Tana Toraja , Desa Kete Kesu: Potret Lengkap Tana Toraja yang Wajib Disambangi, Tongkonan: Rumah Adat Toraja yang Mengagumkan, Londa: Menyambangi Pekuburan dalam Gua Suku Toraja

 

TULIS KOMENTAR