Indonesia's Official Tourism Website

Login User

sublayer sublayer
sublayer sublayer
sublayer sublayer

Ditulis pada:
8 Oktober 2012

Ditulis oleh
Hendro Pranyoto

Kategori :
Diving & Snorkeling

0 Komentar

Bunaken Island, Surganya Pencinta Taman Bawah Laut

Posted on : 8 Oktober 2012
Categories : Diving & Snorkeling

Semua hanya berawal dari mimpi yang akhirnya menjadi sebuah kenyataan. Mungkin kata-kata motivasi ini tepat menjadi pembuka catatan perjalananku kali ini.

“Welcome to Bunaken Sea Park”

Perasaan senang, sedih, takut, bingung; semua bercampur aduk saat itu. Aku senang sebab di hari itu aku bisa menginjakkan kaki di Pulau Bunaken. Ya, tempat wisata yang sudah tak asing lagi di telinga para wisatawan lokal bahkan internasional. Sedih, ketika dalam beberapa hari ini aku akan meninggalkan Kota Manado, Sulawesi Utara dan harus kembali ke Yogyakarta. Takut; aku takut jatuh cinta akan keindahan bawah laut Bunaken hingga tak sanggup untuk meninggalkannya (ahaha… lebay…). Yang terakhir yaitu perasaan bingung; bingung sebab aku tidak yakin bahwa aku dapat menginjak Bunaken. Bunaken yang selama ini hanya kulihat melalui televisi dan internet namun akhirnya bisa kudatangi. Semua ini bagaikan mimpi---mimpi sesaat yang kini hanya tinggal kenangan.

Hari itu, tanggal 23 agustus 2011, cuaca di Kota Manado rasanya tak jauh berbeda dengan cuaca di Yogyakarta. Waktu menunjukkan pukul 08.00 WITA kala itu. Aktivitas pegawai kantor yang memenuhi jalanan Kota Manado dan angkot dengan musiknya yang keras menjadi pemandangan yang membuat kami takjub akan keindahan kota ini.

Tepat pukul 10.00 WITA kami berangkat menuju Pulau Siladen (lho katanya ke Pulau Bunaken?). Tunggu dulu, Pulau Siladen merupakan pulau yang tak kalah cantiknya dengan Pulau Bunaken. Di pulau ini belum terdapat listrik dan bangunan yang ada hanyalah rumah nelayan. Jadi, dapat dikatakan pulau ini masih terbilang perawan, karenanya taman lautnya tak kalah indah dari Bunaken. Setelah 3 jam perjalanan laut dengan speed boat berkapasitas 2 mesin, sampailah kami di Pulau Siladen. Sesampainya di pulai ini kami sempat bingung hendak melakukan kegiatan apa; ingin snorkeling kami tidak menyewa alat, ingin berenang waktunya kurang sebab menurut pemandu kami, makanan sudah menungu di Bunaken. Alhasil, kami pun mengabadikan keindahan di pulau ini, sebagai bukti bahwa kami pernah ke Pulau Siladen dan bukan sekedar hoax.

Pukul 14.00 WITA kami langsung menuju pulau impian: Bunaken! Tampak kapal-kapal yang sedang menunggu para penyelam menikmati indahnya Taman Laut Bunaken. Terumbu karang dilihat dari atas kapal pun sudah sangat menakjubkan. Sesekali tampak penyu berenang di sekitar kapal. Sungguh Bunaken adalah sebuah pulau dengan ekosistem pantainya yang indah.

Setelah beristirahat, kami memulai latihan snorkling tidak jauh dari tempat penginapan. Ya, anggap saja ini pemanasan karena snorkling yang sebenarnya akan dimulai esok hari.
Pagi itu, tanggal 24 agustus 2011 pukul 08.00 WITA, aku sempatkan menikmati indahnya Bunaken di pagi hari. Udara yang sejuk tanpa adanya bising kendaraan menambah indah suasana. Tak lupa aku sempatkan foto di dermaga, pintu masuk menuju Bunaken.

Pukul 08.00 WITA sehabis sarapan dan sewa perlengkapan snorkling kami langsung naik kapal menuju perairan antara Pulau Bunaken dan Pulau Siladen. Alhamdulilah cuaca hari itu cerah; awak kapal beserta kami pun bersemangat memulai petualangan dengan terlebih dahulu mendengarkan intruksi dari pemandu. Setibanya di TKP, kami langsung terjun ke laut. Aku cukup kaget begitu melihat ke dalam, ternyata kami di turunkan di perbatasan atau tebing bawah laut. Aku sedikit panik karena takut tenggelam sebab tidak memakai pelampung. Akan tetapi ketakutan akhirnya teratasi dengan pakaian yang sudah kami sewa, dan akhirnya bisa mengapung.
Ini dia yang di tunggu-tunggu, yaitu berlomba-lomba foto narsis meskipun berada di dalam air.

Selama snorkling (kurang lebih 2 jam), tiba-tiba ada kejadian yang tidak kami sadari, yaitu adanya arus bawah laut. Kami panik; awak kapal segera menolong kami. Alhamdulilah kami selamat sampai kembali ke penginapan.

Sekian dulu catatan perjalanku di Bunaken. Meskipun tidak melakukan diving, tapi paling tidak sudah mengintip Taman Laut Bunaken. Lain kali aku pasti kembali ke Bunaken untuk diving. Meskipun saat ini hanyalah sebuah mimpi, aku yakin akan jadi kenyataan.

Sampai jumpa kembali, Bunaken

Tag : Bunaken

 

ARTIKEL TERKAIT DI INDONESIA.TRAVEL

TULIS KOMENTAR