Indonesia's Official Tourism Website

Login User

sublayer sublayer
sublayer sublayer
sublayer sublayer

Ditulis pada:
12 Oktober 2012

Ditulis oleh
BUDIANA YUSUF

Kategori :
Budaya - Berjalan-jalan

0 Komentar

BRAGA FESTIVAL, PESTA KREATIVITAS ANAK MUDA BANDUNG

Posted on : 12 Oktober 2012
Categories : Budaya - Berjalan-jalan

Pada 28–29 September 2012 yang lalu, Kota Bandung berpesta. Sebuah pesta kreativitas yang bertajuk Braga Festival digelar insan seni dan komunitas Kota Bandung tepat di jantung wisata kota itu. Sesuai namanya, gelaran acara ini diadakan di sekitar Jl. Braga, Kota Bandung. Event tahunan tersebut menjadi ajang unjuk kreativitas kaum urban Kota Bandung. Segala jenis karya hasil kreatif urang Bandung, mulai dari pertunjukkan musik, pameran foto, lukisan, wisata kuliner dan beragam agenda menarik lainnya dapat kita temui disini.

Uniknya, seni tradisi khas parahyangan yang menjadi akar budaya Kota Bandung dapat berpadu harmonis dengan seni modern khas kaum urban. Di satu panggung kita dapat menikmati alunan musik Sunda mengalun syahdu namun di panggung lain kita juga dapat menyaksikan grup musik metal beraksi di jalan yang sama. Ketika sebagian peserta menggunakan pakai adat khas Sunda, ada pula segerombolan remaja yang mengenakan kostum ala kartun Jepang hasil desain mereka sendiri berkeliaran dan membaur di ruas jalan sepanjang Braga.

Yang menggembirakan, anak muda Bandung ternyata tidak hanya kreatif dalam hal seni modern. Mereka juga mampu menunjukkan kemampuannya dalam membawakan seni tradisi. Mereka tidak malu bahkan merasa bangga dapat memainkan gamelan Sunda atau pun menari jaipong dihadapan para pengunjung. Anak-anak muda ini bahkan dapat mengkolaborasikan seni tradisi dengan seni modern sehingga menghasilkan karya seni yang menarik. Di setiap penampilan, mereka selalu dihadiahi dengan decak kagum dan riuh tepuk tangan pengunjung.

Di sisi lain Braga Festival juga memberi ruang bagi para seniman daerah untuk turut memeriahkan acara. Beberapa seni tradisonal dari pelosok Jawa Barat turut dipertontonkan di sini. Tak hanya itu, kesenian dari luar tatar Pasundan pun turut serta. Salah satunya adalah kesenian Ebleg dari Kebumen, Jawa Tengah. Hal ini semakin menunjukkan Bandung bukan hanya milik warga Jawa Barat, tapi sudah menjadi etalase seni Indonesia.

Braga Festival tahun ini juga terasa semakin “internasional”, kota-kota dari beberapa negara yang menjadi Sister City Kota Bandung turut ambil bagian dalam event ini. Diantaranya negara Malaysia dan Korea yang turut mengirim utusannya untuk menunjukkan seni tradisinya kepada warga Bandung. Di sisi lain, ternyata event ini juga banyak menarik turis mancanegara untuk berkunjung.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, Braga Festival tahun ini juga menghadirkan pasar rakyat. Hasil kreativitas warga Bandung maupun dari daerah lain berupa kerajinan tradisional, pakaian maupun kuliner khas dijajakan di stan-stan pameran yang berjajar rapi. Konsep “People to People” yang menjadi tema Braga Festival tahun ini sangat terasa di sini. Banyaknya pengunjung terutama turis mancanegara di sini dapat membuka peluang bisnis jangka panjang bagi para pengrajin atau penjual produk daerah.

Bagi para insan kreatif, ajang Braga Festival merupakan kesempatan untuk menunjukkan hasil karya mereka ke khalayak. Event tahunan dalam rangka memeriahkan HUT kota Bandung ini seakan semakin mengukuhkan Bandung sebagai kota kreatif.

Tag : Festival Braga: Seni untuk Solidaritas, Kreative Independent Clothing Kommunity Festival (KICKfest) di Bandung

 

TULIS KOMENTAR