Indonesia's Official Tourism Website

Login User

sublayer sublayer
sublayer sublayer

Ditulis pada:
17 November 2011

Ditulis oleh
Indobackpacker

Kategori :
Tips

1 Komentar

Tips Booking Hostels Online Dengan Aman

Posted on : 17 November 2011
Categories : Tips

Saat ini banyak web portals yang menyediakan jasa booking hostel/losmen yang mencakup seluruh dunia. Website ini bersifat sebagai third party atau pihak ketiga yang menghubungkan konsumen (kita para backpackers ini) dengan pengusaha hostels. Karena bertindak sebagai perantara terkadang kita masih ragu untuk memesan kamar apalagi jika harus membayar deposit terlebih dahulu. Kita juga bertransaksi dengan credit card/debit card yang masih merupakan momok bagi kaum backpackers khususnya yang belum terbiasa.

Berikut ini adalah sekedar berbagi pengalaman bagaimana booking losmen via internet dengan aman.

1. Gunakan komputer pribadi yang menyimpan cache dan cookies (atau bahkan dihilangkan sama sekali). Juga gunakan jaringan internet yang aman. Jangan terbiasa melakukan transaksi di warnet atau jaringan terbuka (wi-fi tanpa password).

2. Perhatikan website dengan seksama. Apakah merupakan perusahaan yang mempunyai reputasi bagus, sistem pembayaraan yang aman, no kontak yang bisa dihubungi (customer services, email, telepon, fax dll), Online Policy atau Term and Conditions dari transaksi. Biasanya penjelasan ini ada di About Us atau Contact Us

3. Baca beberapa review tentang website ini di beberapa forum. Jangan booking hanya karena tampilan di website saja. Inget : penampilan kadang menipu. Sebuah website yang aman mungkin terlihat sederhana ketimbang website dengan berbagai tampilan flash tapi tidak ada jaminan keamanan.

4. Biasanya website yang baik memberikan indikasi pembayaran. Salah satunya adalah tanda “VeriSign secure site” atau menggunakan tanda gembok (padlock) di browser. Untuk Window Explorer biasanya ada di bawah lengkap dengan alamat IP, sedang Firefox biasanya di kanan atas. Tanda padlock ini berarti kita memasuki wilayah site yang aman yakni mengalami ‘encrypt’ atau data yang kita berikan akan disandi. Tanda lainnya adalah alamat IP adlah diawali dengan “https:// (dengan ‘s’).

5. Tanda padlock ini juga bukan jaminan. Biasanya untuk memberikan rasa aman tambahan buat konsumen mereka menampilkan sertifikasi yang berupa pop-up window (jendela site terpisah). Klik saja di padlock untuk melihat siapa yang menjamin dan apakah diregister dengan jelas. Untuk pastinya lihat di BROWSER di bagian kerangka jendela (window frame) yang menunjukkan website address.

6. Ketika kita memulai booking website yang baik adalah memberikan peringatan terlebih dahulu. Apakah proses ini akan dilakukan internal atau melalui penyedia jasa transaksi kartu kredit. Sistem bayar micro payment dengan PayPal atau Moneybookers.com cukup aman.

7. Terkadang karena keterbatasan kemampuan website, mereka meminta booking via online dan menanyakan detail credit card lewat telpon. Ini juga beresiko. Kalau bisa minta mereka menggunakan Credit Card Authorization Form. Kita mengirimkan photocopy atau scanning tidak berwarna kartu kredit (muka dan belakang), dengan detail si pemegang kartu lengkap dengan tanda tangan. Biasanya form ini minta di fax ke hostel untuk dilakukan transaksi. Transaksi dengan telpon tidak mempunyai bukti yang kuat sedangkan dengan dokumen kertas (fax) kita mempunyai hardcopy jika terjadi kesalahan di kemudian hari.

8. Jika transaksi sudah berjalan, buat dokumentasi baik elektronik ataupun print-out. Website yang baik akan mengirimkan konfirmasi transaksi melalui email atau dengan kontak yang kita berikan. Jangan lupa simpan alamat dan no kontak perusahaan yang bersangkutan.

9. Untuk keamanan rajin-rajinlah melihat kartu kredit statement perbulan. Lihat apakah jumlah yang kita bayarkan seperti yang disepakati lengkap dengan nama perusahaannya. Jika terjadi kesalahan atau ragu, tanyakan kepada pihak bank/penyedia kartu kredit.

10. Simpan password dengan hati-hati. Jangan memberikan kepada orang lain walaupun kawan dekat sekalipun. Jika sangsi dengan keamanan komputer dan internet hapus caches dan cookies yang tersimpan di browser.

11. Jangan terpancing phising atau spam/scam email. Biasakan melakukan transaksi di website resmi. Phising ini adalah mengajak konsumen ke website yang mirip kemudian memasukkan data log-in yang akhirnya disalahgunakan oleh si tukang phising/scam.

Ambar - www.indobackpacker.com

Tag : -

 

TULIS KOMENTAR