Indonesia's Official Tourism Website

Login User

sublayer sublayer
sublayer sublayer
sublayer sublayer

Ditulis pada:
17 November 2011

Ditulis oleh
Indobackpacker

Kategori :
Tips

0 Komentar

Apa Saja yang di Bawa Perempuan dalam Perjalanan? Saat Perempuan Memutuskan Untuk Melancong

Posted on : 17 November 2011
Categories : Tips

Kata orang, jika perempuan bepergian maka barang-barang yang dibawa pasti banyak sekali. Saya tergelitik sendiri, apakah hal ini berlaku pula bila para pelancong perempuan atau apapun namanya. Iseng-iseng saya mengamati sendiri barang-barang apa saja yang biasanya saya bawa atau rekan-rekan wanita saya bawa selama perjalanan kami.

Apapun itu, yang pasti tanggalkan semua perhiasan dan barang-barang berharga lainnya di rumah. Saya bahkan tidak pernah memakai jam tangan dan hanya mengandalkan jam pada telepon seluler saja, selain tentunya mengandalkan matahari (bagi saya, ini sangat berguna untuk menentukan waktu shalat). Berbekal informasi dari berbagai bacaan dan tulisan diberbagai media, akhirnya saya dapat mendiskripsikan hal-hal yang perlu dibawa sebagai berikut ini.

Untuk Bepergian di dalam negeri (Indonesia)

Sleeping bag dan matras (bila perlu), karena kita tidak pernah tahu pukul berapa kita akan tiba di kota tujuan atau di mana kita akan bermalam. Selain sepatu trekking, jangan lupa bawa sandal jepit dan cadangan kaos kaki olah raga.

Selalu bawa serta sarung dan handuk (bukan handuk pantai atau handuk mandi yang ukuran besar tentunya). Jangan lupa membawa jas hujan yang lengkap dengan penutup kepalanya, topi baseball atau visor (semacam topi yang dipakai pemain golf wanita atau petenis), sapu tangan atau bandana (murah, ringan dan multifungsi), juga bila perlu, payung lipat bergagang aluminium (karena lebih ringan) serta kipas lipat kecil (saya menggunakan ini sebagai “senjata ampuh” mengusir perokok yang seenaknya merokok di sekitar saya tanpa tender aling-aling).

Senter kecil dan cadangan batu batere serta pisau lipat juga penting. Tissue basah atau hand-sanitizer dan tissue kering (berguna untuk ke kamar kecil). Sabun mandi cair Betadine pasti lebih bermanfaat dibanding sabun cair merk ternama. Botol air, norit dan vitamin C (ini berguna bila tiba-tiba kita merasakan gejala flu ringan) dan obat-obatan pribadi lainnya.

Selalu bawa cadangan disposal panties yang dilengkapi dengan pembalut (biasa dijual di supermarket). Jangan pernah tinggalkan rumah tanpa membawa sun block, lip balm, lavender oil (berguna untuk mengusir stress dan dapat dioleskan dibantal) dan body lotion. Tempatkan semua dalam botol-botol kecil yang biasa dijual supermarket. Untuk shampoo sebaiknya beli shampoo sachet.

Tinggalkan celana jeans kesayangan di rumah karena selain berat, pun tidak mudah kering. Celana panjang dan pendek berbahan ringan akan lebih nyaman dikenakan dan mudah dicuci. Selain itu, lupakan memakai pakaian dalam berenda, sebaiknya ganti dengan sport bra yang biasa dijual di bagian pakaian olah raga, selain lebih nyaman, juga lebih praktis. Percaya deh!

Hal penting lain yang perlu diingat, jangan lupa membuat foto copy untuk semua dokumen perjalanan kita berikut nomor telepon penting yang diperlukan bila terjadi hal-hal yang diluar perkiraan kita semula. Simpan ditempat yang terpisah dengan dokumen-dokumen asli

Alat tulis seperti bolpen, buku catatan penting dan kartu identitas jangan sampai ketinggalan. Bawalah tas pinggang tipis yang tidak terlalu terlihat untuk menyimpan dompet, ponsel, dokumen perjalanan. Jangan buang tempat roll film dari kamera analog, manfaatkan untuk tempat benang dan jarum jahit serta tempat kancing tambahan.

Jangan lupa manicure set…percayalah, banyak gunanya dan bukan hanya sekadar untuk merawat kuku-kuku kita. Tapi ingat, selalu tempatkan manicure set dalam backpack kita, jangan masukkan ke dalam tas pingang, karena bisa jadi tidak bisa lolos pemeriksaan petugas bandara (setelah kasus September 11, gunting kuku termasuk barang yang tidak diijinkan masuk ke dalam kabin pesawat).

Untuk Bepergian ke luar negeri

Selain semua hal yang dicantumkan di atas, ada baiknya tambahkan beberapa hal berikut ini.

Pas foto ukuran paspor (4 x 6) beberapa lembar, siapa tahu diperlukan urusan visa on arrival, tiket masuk ke lokasi-lokasi tertentu. Tinggalkan kartu nama bisnis kita dan gantilah dengan membawa kartu pos tentang Indonesia, ini jauh lebih menarik untuk diberikan kepada kenalan kita, sekaligus sebagai ajang promosi pariwasata dalam negeri.

Selalu bawa makanan instant yang mudah dibuat dan tidak mengandung unsur daging atau tumbuhan hidup, karena di beberapa negara, kita tidak bisa sembarangan memasukkan makanan yang mengandung daging atau tumbuhan tertentu. Bisa-bisa semua dibuang oleh petugas imigrasi. Lupakan membawa apapun dalam bentuk bubuk-bubukan yang tidak dikenal secara internasional, mungkin dianggap obat terlarang. Ada pengalaman seorang teman, membawa olhe-oleh lulur bubuk kepada kerabatnya di Australia. Alih-alih lolos, dia malah diinterogasi selama lebih dari 3 jam dan semua lulur dibuang !

Nylon eye-mask (semacam kain penutup mata untuk tidur), sumbat kuping dan kaos kaki tidur sangat membantu bila diperlukan. Selalu bawa satu kemeja hitam dan celana panjang hitam, siapa tahu ada undangan tak disangka-sangka di mana kita harus tampil rapi sejenak. Lagi pula, perempuan mana sih yang tidak ingin terlihat menarik?

Setelah semua beres, selanjutnya…selamat berkemas! Apapun yang dibawa, jangan sampai merepotkan diri kita sendiri. Lagi pula, ini kan bukan zamannya lagi perempuan selalu mengandalkan laki-laki bukan ?

Dvi-www.indobackpacker.com

Tag : -

 

TULIS KOMENTAR