trip detail

Ekspedisi Candi Muaro Jambi
Last modified 23 February 2011
Number of Days:
2 days
Date:
12 February 2011 to 14 February 2011
Budget:
Rp. 2,000,000.00
Tags:
Language:
Indonesia

destination

Day 0 to Day 0
Candi Muaro Jambi

trip journal

Day 1
Sebelumnya kami memesan tiket pesawat Batavia Air Cengkareng - Jambi secara online melalui situs web pp. Kami berangkat dari Bandung menuju bandara Soekarno - Hatta dengan bus Primajasa (pemadu antar moda). Perjalanan Bandung - Cengkareng memakan waktu 2,5 jam. Tepat pukul 8 pagi, kami sudah tiba di bandara. Sambil menunggu waktu boarding, kami sarapan pagi di bandara. Pesawat Batavia Air berangkat pukul 11.00 menuju Jambi. Cuaca cukup cerah dan bersahabat walau kadang melewati awan dan sedikit guncangan. Pada pukul 12 siang lebih sedikit kami mendarat dengan mulus di bandara Sultan Thaha, Jambi. Kami dijemput untuk menuju tempat kami menginap dan beristirahat.
Day 2
Pagi hari menjelang siang kami berangkat ke Candi Muaro Jambi. Lamanya perjalanan dari kota Jambi memakan waktu 1 jam melewati jembatan Aur Duri dan jalanan beraspal yang cukup mulus di tengah hutan dan perkampungan penduduk.

Di sepanjang perjalanan, terlihat rumah-rumah daerah Jambi yang masih berupa rumah panggung kayu dan sekali terlihat monyet kecil menyeberang.

Sesampainya di lokasi, kami melihat hamparan luas areal percandian Muaro Jambi yang terdiri dari beberapa candi Buddha yang terbuat dari batu bata merah. Sebut saja Candi Gumpung, Candi Tinggi, Candi Kembar Batu, Candi Kedaton dan masih banyak lagi. Di komplek ini juga terdapat museum tempat menyimpan barang-barang temuan di sekitar area percandian serta beberapa stupa. Selain itu, juga ditemukan kanal-kanal dan kolam pemandian kuno.

Menurut kabar, komplek percandian ini memiliki luas 260 Ha, lebih luas daripada komplek Candi Borobudur. Pemerintah daerah Jambi juga berencana untuk mengembangkan area ini menjadi sebuah destinasi wisata religi.

comment